Caringin,beritarepublik-viral.Com
Pemerintah Kecamatan Caringin menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027 di Pendopo Cimande, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah yang berbasis pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Musrenbang dihadiri langsung oleh Camat Caringin Ramdan Firdaus, M.Si, unsur Muspika, para kepala desa se-Kecamatan Caringin, anggota DPRD Kabupaten Bogor, perwakilan Polsek dan Danramil, serta unsur perangkat daerah dan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Zaenal hadir mewakili Bupati Bogor dan secara resmi membuka kegiatan Musrenbang sebagai dasar penentuan kebijakan pembangunan ke depan.
Dalam sambutannya, Zaenal menegaskan bahwa Musrenbang RKPD bukan sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan forum penting dalam menyusun perencanaan pembangunan yang benar-benar berasal dari suara masyarakat.
“Tema pembangunan tahun ini adalah pengembangan ekonomi baru untuk mengatasi kemiskinan. Setiap program yang dirumuskan harus fokus, tepat sasaran, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Zaenal juga menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Caringin dapat terus meningkat melalui sinergi lintas sektor dan kolaborasi semua pihak. Ia menekankan bahwa kualitas usulan menjadi kunci karena pembangunan bersifat jangka panjang. Untuk mendukung program desa, Pemerintah Kabupaten Bogor merencanakan alokasi dana Program Samisade sebesar Rp1,5 miliar pada Tahun Anggaran 2027.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi C, Wawan Haekal, saat dimintai keterangan pada 27 Januari 2027, menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan menjadi tahapan penting dalam menentukan arah pembangunan yang selanjutnya dibahas di tingkat kabupaten.
“Aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui Musrenbang desa akan menjadi dasar bagi kami di DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan Musrenbang RKPD Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Wawan Haekal juga mengungkapkan bahwa beberapa program sudah mulai direalisasikan melalui bantuan aspirasi dewan, di antaranya bantuan untuk SD Ciherang Pondok serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Cinagara dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp1 miliar.
Camat Caringin, Ramdan Firdaus, M.Si, dalam pemaparannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang hadir. Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan dan infrastruktur masih menjadi prioritas utama usulan Kecamatan Caringin.
Sejumlah persoalan mendesak yang diusulkan antara lain:
Perlunya relokasi SD Cikereteg dan SD Pasir Muncang karena bangunan sekolah menyatu dengan kantor desa,
Talang Cimande yang berada di jalur provinsi dan sudah tidak berfungsi, bahkan berpotensi membahayakan pengguna jalan sehingga perlu pembongkaran dan penanganan serius,
Kondisi SD Ciherang Pondok yang dinilai sangat memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera.
“Untuk SD Ciherang Pondok telah diusulkan pembangunan TPT dengan anggaran sekitar Rp1,5 miliar melalui bantuan Provinsi Jawa Barat dari anggota DPRD Fraksi Golkar, serta bantuan aspirasi TPT untuk Desa Cinagara,” jelas Ramdan.
Ia berharap hasil Musrenbang RKPD Kecamatan Caringin Tahun 2027 benar-benar melahirkan program-program prioritas yang realistis, berkualitas, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Musrenbang ini bukan hanya menyusun daftar usulan, tetapi bagaimana kita memastikan pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara merata,” pungkasnya.
Jurnalis : Bambang Saputro,ST.,Gr | beritarepublik-viral.com

