BR-V || Sumenep – Upaya mendorong transparansi dan pelayanan publik berbasis digital terus dilakukan di tingkat desa. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 16 Universitas Wiraraja (UNIJA) menghadirkan inovasi Sistem Informasi di Desa Soddara (SIDARA), Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep sebagai solusi digital untuk menjawab kebutuhan administrasi dan informasi masyarakat Desa Soddara.
SIDARA dirancang sebagai platform layanan terpadu berbasis website yang memuat berbagai informasi penting desa, mulai dari profil desa, potensi wisata dan budaya lokal, informasi kegiatan pemerintahan, hingga layanan administrasi digital yang dapat diakses masyarakat secara lebih mudah dan cepat.
Melalui sistem ini, masyarakat tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pelayanan manual. Informasi desa dapat diakses secara terbuka, sementara perangkat desa terbantu dalam pengelolaan data yang lebih rapi, terstruktur, dan terdokumentasi secara digital.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Soddara. Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa menilai kehadiran SIDARA sebagai langkah maju dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.
Koordinator Desa KKN 16 UNIJA, Kholili, mengatakan bahwa SIDARA merupakan hasil pengabdian mahasiswa yang disesuaikan dengan kebutuhan riil desa.
“Kami ingin menghadirkan sistem yang tidak hanya digunakan saat KKN, tetapi bisa berlanjut dan dikembangkan oleh pemerintah desa sebagai bagian dari pelayanan publik,” ujarnya, Selasa (13/01/2026).
Sementara itu, pengembang website SIDARA, M. Risal Nur Farizy, menjelaskan bahwa sistem ini dirancang dengan tampilan sederhana agar mudah digunakan oleh perangkat desa.
“SIDARA dibuat user-friendly, sehingga perangkat desa bisa mengelola data dan layanan tanpa kesulitan. Sistem ini juga fleksibel untuk dikembangkan ke depan,” jelasnya.
Kepala Desa Soddara, Suhanto, mengapresiasi inovasi tersebut dan berharap SIDARA dapat menjadi sarana promosi potensi desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan adanya SIDARA, pelayanan bisa lebih cepat, transparan, dan potensi desa bisa dikenal lebih luas,” katanya.
Sekretaris Desa Soddara, Samsul Arifin, menambahkan bahwa sistem informasi ini sangat membantu percepatan layanan administrasi serta pengelolaan data desa.
“Kami berharap SIDARA bisa terus dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui inovasi ini, Desa Soddara diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat pelayanan publik berbasis digital demi kepentingan masyarakat.
Posted inDaerah Pendidikan Teknologi
Menuju Desa Digital, Mahasiswa KKN UNIJA Bangun Sistem Informasi SIDARA


