Maraknya Warkop 24 Jam di Sidoarjo, Jadi Ruang Nongkrong Favorit Anak Muda

 

BR-V~Kabupaten Sidoarjo — Keberadaan warung kopi (warkop) yang buka selama 24 jam semakin menjamur di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo. Fenomena ini menunjukkan perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan pekerja malam, yang membutuhkan ruang berkumpul tanpa batasan waktu.

Warkop 24 jam kini mudah ditemui di kawasan perkotaan hingga pinggiran Sidoarjo. Selain menyajikan kopi dan minuman ringan dengan harga terjangkau, warkop-warkop tersebut juga menyediakan fasilitas pendukung seperti jaringan WiFi, colokan listrik, dan tempat duduk yang nyaman. Hal ini membuat warkop tidak hanya berfungsi sebagai tempat minum kopi, tetapi juga menjadi ruang diskusi, mengerjakan tugas, hingga tempat bersantai pada malam hari.

Salah satu pengunjung, Rafi (22), mengaku sering menghabiskan waktu malam di warkop 24 jam bersama teman-temannya. “Kalau malam susah cari tempat nongkrong yang murah dan lama bukanya. Warkop jadi pilihan karena bebas mau datang jam berapa saja,” ujarnya.

Pemilik warkop juga merasakan dampak positif dari jam operasional tanpa henti tersebut. Menurut beberapa pelaku usaha, pengunjung justru ramai pada malam hingga dini hari. “Biasanya ramai setelah jam 9 malam sampai subuh. Banyak pelanggan dari pekerja shift malam dan anak muda,” kata salah satu pemilik warkop di kawasan Buduran.

Namun, maraknya warkop 24 jam juga menimbulkan tantangan tersendiri. Beberapa warga berharap adanya pengawasan agar tidak menimbulkan kebisingan atau gangguan ketertiban lingkungan, terutama di kawasan pemukiman.

Meski demikian, warkop 24 jam tetap menjadi bagian dari dinamika sosial masyarakat Sidoarjo. Keberadaannya tidak hanya menggerakkan roda perekonomian kecil, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang semakin diminati di tengah kehidupan modern yang serba cepat dan fleksibel