Dari Sate dan Canda hingga Agenda Dakwah: Silaturahmi PMB Batam Kota Bangun Jembatan Masjid dan Musholla

Dari Sate dan Canda hingga Agenda Dakwah: Silaturahmi PMB Batam Kota Bangun Jembatan Masjid dan Musholla

beritarepublikviralnews.com. BATAM — Malam Selasa di Masjid Al-Muhajirin, Perumahan Mediterania, Batam Kota, terasa berbeda. Bukan diawali dengan formalitas dan pidato panjang, melainkan dengan makan sate bersama sambil nyantai. Suasana santai itu justru menjadi pembuka yang hangat bagi sebuah pertemuan penting: Silaturahmi Perkumpulan Muballigh Batam (PMB) Batam Kota bersama pengurus masjid, pengurus musholla, dan anggota PMB dari wilayah Kelurahan Baloi Permai dan Teluk Tering, Selasa, 30 Desember 2025.
Canda ringan dan kebersamaan di awal acara mencairkan suasana, menumbuhkan rasa kekeluargaan, serta menghilangkan jarak antara muballigh dan pengurus masjid. Dari meja makan sederhana itulah dialog dakwah dimulai, dengan satu niat yang sama: memperkuat ukhuwah dan menyatukan langkah untuk kemaslahatan umat.
Acara kemudian berlanjut dengan sambutan dari Ahlul Bait Masjid Al-Muhajirin, Ustadz Nawir Hasbullah, selaku pembina Masjid Al-Muhajirin Mediterania. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran PMB Batam Kota serta para pengurus masjid dan musholla. Ia menegaskan bahwa dalam sejarah dakwah dan perjuangan Islam, sering kali golongan yang sedikit mampu mengalahkan golongan yang banyak, bukan karena jumlah, tetapi karena kekuatan iman, keikhlasan, dan persatuan.
Ustadz Nawir Hasbullah juga menekankan pesan penting bagi para muballigh. Menurutnya, seorang muballigh sejatinya tidak perlu risau dengan pembicaraan manusia. Semakin banyak dibicarakan, justru semakin dituntut untuk bertawadhu. Dakwah bukan ruang mencari pujian, melainkan ladang pengabdian untuk mengharap ridha Allah Swt. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa dakwah harus selalu berpijak pada keikhlasan dan adab, bukan popularitas.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PMB Batam Kota, Robi Kurniawan, Lc., M.A. Dengan sikap terbuka dan jujur, ia menyampaikan kondisi kehadiran pengurus masjid dalam pertemuan tersebut. Dari lebih dari 20 pengurus masjid yang diundang, hanya tiga orang yang dapat hadir. Sementara itu, dari tujuh pengurus inti PMB Batam Kota, seluruhnya hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut.
Meski demikian, Robi Kurniawan menegaskan bahwa pertemuan ini tetap memiliki makna yang sangat penting. Ia menjelaskan bahwa silaturahmi ini secara khusus dirancang sebagai forum perkenalan antara pengurus masjid dan pengurus PMB Batam Kota. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk saling mengenal, memahami peran masing-masing, serta membuka ruang kerja sama yang lebih terarah dan berkesinambungan.
Dalam kesempatan itu pula, pengurus PMB Batam Kota memaparkan program-program yang akan dijalankan ke depan. Program tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan keagamaan di masjid dan musholla, sekaligus memperkuat peran muballigh dalam pembinaan umat. Pada malam tersebut dilakukan pembagian jadwal kegiatan serta pembagian kalender kepada anggota PMB, pengurus PMB Batam Kota, dan pengurus masjid sebagai panduan bersama dalam pelaksanaan aktivitas dakwah.
Salah satu poin penting yang mengemuka dalam diskusi adalah harapan adanya solusi bersama antara masjid dan musholla, khususnya dalam hal penjadwalan kegiatan keagamaan, termasuk penjadwalan selama bulan Ramadhan. Koordinasi yang baik dinilai sangat penting agar kegiatan ibadah dapat berjalan tertib, saling melengkapi, dan tidak saling berbenturan.
Pertemuan ini juga membuka ruang bagi masukan dan saran dari para pengurus masjid dan musholla. Seluruh pihak sepakat bahwa sinergi dakwah tidak bisa berjalan satu arah, melainkan membutuhkan komunikasi, keterbukaan, dan komitmen bersama. Silaturahmi ini diharapkan menjadi fondasi awal untuk membangun hubungan yang lebih solid antara PMB Batam Kota, masjid, dan musholla dalam menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar Allah Swt. senantiasa memampukan seluruh pihak untuk terus menjaga silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membalas setiap ikhtiar kebaikan dengan sebaik-baik balasan.

(Nursalim Turatea).