Berita Republik Viral
JAKARTA, 25 Juni 2026 – PT Arita Prima Indonesia Tbk (APII), perusahaan penyedia solusi valve, instrumentation, fitting, control system, pompa, dan produk pendukung industri terintegrasi, melaporkan kinerja positif dalam Public Expose Tahunan 2026. Perusahaan mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 14% sepanjang tahun buku 2025, mencerminkan penguatan fundamental bisnis yang berkelanjutan.
Sepanjang tahun 2025, APII membukukan pendapatan usaha sebesar Rp318,82 miliar, naik 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan aktivitas pemasaran, optimalisasi jaringan distribusi nasional, serta penguatan kapasitas manufaktur.
Dari sisi profitabilitas, Perseroan mencatatkan laba komprehensif sebesar Rp10,42 miliar, meningkat signifikan sebesar 91% secara tahunan. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tumbuh 86% menjadi cerminan keberhasilan strategi efisiensi operasional dan pengelolaan bisnis yang lebih optimal.
Kondisi neraca perusahaan juga tetap sehat. Total aset mencapai Rp646,42 miliar (naik 3% year-on-year) dengan ekuitas sebesar Rp429,27 miliar. Pengelolaan modal kerja yang semakin baik ditunjukkan melalui persediaan yang lebih efisien serta peningkatan kas dan piutang.
Strategi Pertumbuhan 2026
Memasuki tahun 2026, APII akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui lima pilar utama:
1. Peningkatan aktivitas pemasaran dan penetrasi pasar di berbagai sektor industri.
2. Diversifikasi produk serta pengembangan kapasitas manufaktur.
3. Optimalisasi efisiensi operasional dan digitalisasi proses bisnis.
4. Penguatan hubungan dengan pelanggan dan pemasok strategis.
Pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Saat ini, APII didukung oleh 41 jaringan cabang di Indonesia dan melayani lebih dari 11.000 pelanggan. Portofolio bisnisnya mencakup berbagai sektor strategis seperti general industry, kelapa sawit (palm oil), minyak & gas (oil & gas), kelautan (marine), bangunan (building), pertambangan (mining), hingga pengolahan air (waterworks).
Perseroan meyakini bahwa strategi yang dijalankan akan memperkuat daya saing serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko yang prudent, dan praktik bisnis yang berkelanjutan.


