Hanya Dalam 3 Jam, Polres Kutim Berhasil Temukan Anak Hilang Kurang Lebih 8 Hari Tak Kembali

Hanya Dalam 3 Jam, Polres Kutim Berhasil Temukan Anak Hilang Kurang Lebih 8 Hari Tak Kembali

Berita Republik – Viral

Sangatta, 18 Juni 2026

Respons cepat ditunjukkan personel Patroli Samapta (Pamapta) I Polres Kutai Timur (Kutim) dalam menangani laporan orang hilang. Seorang remaja berinisial Muflih Al Ghani (16) yang dilaporkan meninggalkan rumah selama delapan hari akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di wilayah Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Rabu (17/6/2026) malam.

Remaja tersebut sebelumnya dilaporkan pergi dari rumah sejak 10 Juni 2026. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, awalnya yang bersangkutan keluar rumah setelah waktu magrib untuk bermain bersama teman-temannya di sekitar Jalan Dayung 2.

Karena bermain hingga larut malam, remaja tersebut mengaku merasa takut untuk pulang ke rumah. Ia kemudian sempat bersembunyi di atas sebuah truk dan berpindah-pindah menginap di rumah beberapa temannya di wilayah Jalan Dayung 2 dan Gang Sulawesi selama beberapa hari.

Pada Rabu (17/6/2026), kedua orang tua remaja tersebut melaporkan kejadian itu ke Polres Kutim. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pamapta I Polres Kutim segera melakukan pencarian dan penelusuran berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan.

Sekitar tiga jam setelah laporan diterima, personel berhasil menemukan remaja tersebut di kawasan Gang Dayung IV, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara. Saat ditemukan, kondisi yang bersangkutan dalam keadaan selamat.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengapresiasi respons cepat personel di lapangan yang bergerak sigap menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Kami bersyukur anak tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya. Kecepatan respons personel merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi yang memerlukan penanganan segera,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Kapolres AKBP Fauzan juga mengimbau para orang tua untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas mereka.

“Peran keluarga sangat penting dalam mencegah kejadian serupa. Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus meninggalkan rumah,” himbaunya.

Usai anaknya ditemukan oleh pihak kepolisian, orang tua Muflih menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan kecepatan bertindak jajaran Polres Kutim.

“Kami dari orang tua Muflih mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kutim dan seluruh jajaran yang telah menanggapi laporan kami atas hilangannya anak kami yang kurang lebih delapan hari hilang dari rumah,” ujar sang ibu dengan penuh rasa syukur.

Pihak keluarga juga menambahkan penanganan kasus ini berjalan sangat efisien. Setelah penantian panjang selama lebih dari seminggu tanpa kepastian, tim dari kepolisian langsung bergerak cepat begitu menerima aduan.

“Dalam kurun waktu tiga jam, anak kami berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian. Terima kasih Bapak Kapolres Kutim atas kerja samanya, dan tim hukum serta terkait yang sudah membantu proses pelaporan kami,” tutupnya.

Setelah ditemukan, remaja tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan pendampingan dan pembinaan lebih lanjut.

 

Aroel Mandang