Upaya menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus dilakukan jajaran Polres Kutim melalui pelaksanaan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Sebanyak 38 personel Regu 5 kembali turun ke lapangan menyisir sejumlah lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi di wilayah Sangatta Utara, pada Senin (15/6/2026) malam.
Patroli difokuskan pada kawasan perbankan, agen BRILink, serta beberapa ruas jalan yang berpotensi dijadikan arena balap liar. Kehadiran personel kepolisian di titik-titik tersebut bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain melakukan pengawasan, personel juga mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog langsung bersama petugas keamanan, pelaku usaha, dan warga yang masih beraktivitas pada malam hari.
Dalam kesempatan itu, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila memerlukan bantuan atau menemukan indikasi gangguan kamtibmas.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan kegiatan patroli malam merupakan salah satu strategi preventif Polres Kutim untuk menekan potensi tindak kriminalitas dan menciptakan situasi yang tetap kondusif.
“Patroli malam tidak hanya bertujuan mengantisipasi tindak kejahatan, tetapi juga memastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri di tengah-tengah mereka. Kami ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
AKBP Fauzan juga menegaskan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kondusivitas daerah. Karena itu, Polres Kutim terus mengintensifkan sosialisasi layanan Call Center 110, agar masyarakat memiliki akses cepat untuk melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan respons kepolisian.
“Layanan 110 hadir untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bantuan polisi secara cepat. Kami mengajak seluruh warga Kutai Timur agar tidak ragu melapor apabila melihat potensi gangguan keamanan, aksi balap liar, maupun kejadian lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.
Selain itu, personel Satlantas yang terlibat dalam KRYD juga melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah ruas jalan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya remaja pada malam hari. Petugas memberikan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Hasil patroli menunjukkan situasi di wilayah Sangatta Utara terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya tindak pidana, pelanggaran hukum, maupun potensi konflik sosial selama kegiatan berlangsung.
Melalui pelaksanaan KRYD secara rutin, Polres Kutai Timur berharap tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman, serta semakin memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Kutai Timur.