Beritarepublikviral.com// PADANG, — Malam itu, suasana seolah mengenakan pakaian hangat nan syahdu. Di sudut Kota Padang, tepatnya di Restoran Seafood Tumpah, Jalan S. Parman No.117, pada Sabtu malam (13 Juni 2026), rasa syukur menyapa setiap sudut ruangan, kebersamaan memeluk raga yang lelah, dan kebahagiaan mengalir bagai air yang tak pernah berhenti bergerak. Setelah sekian hari bergelut dengan waktu, mengikuti detak dinamika, dan menyebarkan pesan kebaikan, para penggagas dan pengabar berkumpul dalam sebuah acara bernama “Syukuran dan Silaturahmi Keluarga Besar Media Partners”.
Momen ini hadir bukan sekadar untuk melepas penat yang melekat di bahu, melainkan sebagai ruang bagi keberhasilan untuk bernapas lega. Ia menjadi saksi bagaimana suara literasi Minangkabau telah melangkah jauh melintasi batas wilayah, hingga terdengar gaungnya ke penjuru dunia. Di sini pula, tali persaudaraan yang sempat dirajut di tengah kesibukan kini diikat kembali dengan lembut, agar semakin kuat dan tak mudah terurai oleh waktu.

Sastri Bakry, selaku Ketua Pelaksana IMLF IV 2026, membuka pertemuan dengan ucapan yang menyentuh kalbu. Baginya, keberhasilan perhelatan akbar International Minangkabau Literacy Festival ini tidak akan pernah berdiri tegak tanpa kehadiran para insan media.
“Alhamdulillah, berkat limpahan rahmat dan ridha Allah, kita telah menuntaskan perjalanan panjang ini. Setiap tetes keringat yang jatuh, setiap jari yang tak lelah menari di atas papan ketik, setiap tinta yang menorehkan kisah, serta setiap kata yang terangkai indah—semuanya adalah nyawa yang menghidupkan festival ini. Kalian bukan sekadar mitra yang menyampaikan kabar; kalian adalah saluran yang meneruskan cahaya, jembatan yang menghubungkan kearifan Ranah Minang dengan dunia luas. Malam ini adalah pelukan syukur kami yang tulus, untuk menyampaikan bahwa jasa kalian terukir abadi dalam sejarah gerakan literasi ini,” ujarnya dengan nada penuh haru.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Panitia, Armaidi Tanjung, menyampaikan makna mendalam yang terkandung dalam pertemuan penuh berkah ini:
✅ Penghargaan yang Tak Bertepi: Panitia membentangkan rasa hormat setinggi langit bagi seluruh rekan media yang dengan setia melaporkan setiap peristiwa, siang dan malam, tanpa mengenal kata lelah, hingga menjadikan perhelatan ini dikenal luas.
✅ Menguatkan Ikatan Persaudaraan: Momen ini menjadi ruang di mana kebersamaan tumbuh subur; persahabatan yang terjalin di tengah kesibukan kini dipererat dalam suasana santai, hangat, dan penuh kekeluargaan.
✅ Kebersamaan yang Melampaui Batas: Hadir dalam pertemuan ini para wakil jurnalis yang datang dari berbagai penjuru—mulai dari Kota Padang, Bukittinggi, hingga daerah-daerah di luar batas Provinsi Sumatera Barat—membuktikan bahwa semangat literasi mempersatukan segala perbedaan jarak.
✅ Janji Menjaga Api Ilmu: Pertemuan ini menjadi pijakan kokoh, sebuah tekad bersama agar para insan media terus menjadi pendukung setia, menjaga dan menyalakan kembali api semangat literasi di masa-masa yang akan datang.
Suasana makan malam berlangsung sangat akrab dan hangat. Tawa dan obrolan mengalir bebas, seolah menghapus segala lelah yang tersisa.
Turut hadir dan memperkuat kebersamaan ini sejumlah tokoh dan praktisi media, antara lain Armaidi, Lenggogeni, Eko Kurniawan, Redo Jayusman, Pariadi, M. Eko Putra, Melba, Veri, Tb Mhd Arief Hendrawan, Ahmad Damanhuri, serta Fazri Naldo.
Acara ditutup dengan senandung doa bersama, memohon keberkahan dan kesuksesan di masa mendatang. Sebuah janji pun terucap: bahwa cahaya literasi yang telah dinyalakan malam ini akan terus menyala terang, menerangi jalan bagi generasi mendatang, dan menjadi warisan indah bagi peradaban bangsa.(Tb Mhd Arief Hendrawan)


