Beritarepublikviral.com // DAIRI — Seorang mitra pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Dairi yang identitasnya tidak disebutkan mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG yang beroperasi di wilayah Kabupaten Dairi.
Desakan tersebut muncul setelah operasional salah satu SPPG yang dikelolanya dihentikan sementara atau dikenakan status suspend pada Sabtu (30/05/2026).
Mitra pengelola tersebut mempertanyakan dasar pemberian sanksi penghentian sementara terhadap SPPG yang dikelolanya. Menurutnya, sebagian besar ketentuan teknis yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) telah dipenuhi.
“Kalau terkait ketetapan suspend tersebut, kami minta Badan Gizi Nasional untuk mengevaluasi seluruh SPPG di Kabupaten Dairi agar tidak terkesan tebang pilih,” tegasnya.
Ia menilai masih terdapat sejumlah SPPG lain yang diduga belum memenuhi standar tertentu, namun tetap memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan tetap beroperasi.
Karena itu, ia meminta agar BGN melakukan pemeriksaan secara objektif dan menyeluruh terhadap seluruh penyelenggara program pemenuhan gizi di Kabupaten Dairi.
“Silakan dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Jika memang ada kekurangan, kami siap memperbaiki agar sesuai standar operasional yang ditetapkan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN) terkait alasan penghentian sementara operasional SPPG dimaksud maupun tanggapan atas permintaan evaluasi terhadap seluruh SPPG di Kabupaten Dairi.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan keterangan narasumber yang bersangkutan. Informasi terkait dugaan ketidaksesuaian standar pada sejumlah SPPG lainnya masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, pemberitaan ini mengedepankan asas praduga tak bersalah serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.
Penulis : Eko
Editor : Redaksi


