BERITAREPUBLIKVIRAL.COM — BITUNG — Kasus penyerangan menggunakan panah wayer kembali mengguncang Kota Bitung. Kali ini, korban merupakan seorang jurnalis bernama Samiun Manope yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Manembo-nembo akibat luka yang dialaminya.29/0526
Pascakejadian tersebut, pihak Kepolisian Resor (Polres) Bitung bergerak cepat dengan melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit guna memastikan kondisi korban sekaligus memberikan dukungan moril. Kunjungan itu dipimpin Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natib Anggai, bersama personel Humas Polres Bitung, Bripka Wahyudi.
Kehadiran aparat kepolisian menjadi sorotan publik, mengingat aksi brutal panah wayer di Kota Bitung dinilai semakin meresahkan masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, polisi memastikan penanganan kasus dilakukan sesuai prosedur hukum dan proses penyelidikan terus berjalan untuk memburu pelaku.
“Kasus ini masih dalam pendalaman. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri identitas pelaku guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian,” ujar AKP Abdul Natib Anggai.
Tidak hanya pihak kepolisian, puluhan rekan media di Kota Bitung turut mendatangi rumah sakit untuk menjenguk Samiun Manope. Kehadiran para jurnalis itu sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama pekerja pers yang menjadi korban kekerasan di tengah aktivitas kesehariannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa penyerangan terjadi saat korban berada di salah satu rumah temannya di wilayah Kelurahan Girian Weru Dua, Kecamatan Girian, Kota Bitung. Korban diduga diserang secara tiba-tiba oleh pelaku misterius yang hingga kini masih diburu aparat kepolisian.
Insiden tersebut kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi kekerasan menggunakan panah wayer yang beberapa waktu terakhir menjadi ancaman serius di Kota Bitung. Warga berharap aparat penegak hukum tidak hanya mengungkap pelaku, tetapi juga membongkar jaringan dan motif di balik aksi brutal tersebut.
Polres Bitung pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Polisi menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, kondisi Samiun Manope dilaporkan mulai membaik meski masih harus menjalani perawatan medis. Kasus ini kini menjadi perhatian luas publik Kota Bitung yang mendesak agar pelaku segera ditangkap demi menjaga rasa aman masyarakat dan menghentikan teror panah wayer yang terus menghantui warga.


