Kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir terus ditunjukkan jajaran Polres Kutai Timur. Menyusul meningkatnya curah hujan yang menyebabkan sejumlah wilayah terdampak luapan sungai dan genangan air, Polres Kutim bersama jajaran polsek turun langsung melakukan monitoring, pengamanan, hingga penyaluran bantuan sosial kepada warga.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami musibah banjir.
“Kami jajaran Polres Kutai Timur akan terus hadir membantu masyarakat yang terdampak banjir, baik melalui monitoring situasi, pengamanan wilayah, evakuasi apabila diperlukan, maupun penyaluran bantuan sosial untuk meringankan beban warga,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Kapolres menjelaskan bahwa personel Polres Kutim dan jajaran polsek telah dikerahkan untuk memantau perkembangan debit air di sejumlah wilayah rawan banjir, khususnya daerah bantaran sungai dan pemukiman rendah yang berpotensi terdampak luapan air akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Selain melakukan patroli dan pemantauan, Polres Kutim juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir susulan serta menjaga keselamatan keluarga dan barang berharga.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. Jika debit air meningkat secara signifikan, segera laporkan kepada aparat setempat agar bisa segera dilakukan langkah penanganan,” tambahnya.
AKBP Fauzan Arianto juga menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, relawan, serta pihak perusahaan di wilayah Kutai Timur guna memastikan penanganan dampak banjir berjalan optimal.
Menurutnya, sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat terdampak dapat segera memperoleh bantuan dan situasi tetap kondusif.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami terus membangun koordinasi dengan seluruh stakeholder agar penanganan banjir dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan maksimal demi keselamatan masyarakat,” tegas Kapolres.
Di sejumlah wilayah terdampak, aktivitas masyarakat masih berlangsung normal meski sebagian kawasan mengalami genangan air. Personel kepolisian juga terus memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap berhati-hati saat beraktivitas, khususnya di daerah yang akses jalannya tergenang banjir.
Polres Kutai Timur memastikan akan terus memonitor perkembangan situasi cuaca dan kondisi debit air guna mengantisipasi potensi banjir yang lebih besar dalam beberapa hari ke depan.