Beritarepublikviral.com || Sumenep – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep bersama Polres Sumenep dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok di Pasar Anom, Sabtu (23/05/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan masyarakat tetap aman dan harga bahan pokok terkendali menjelang Hari Raya Iduladha yang biasanya diiringi peningkatan permintaan masyarakat.
Sekretaris TPID Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan pemantauan difokuskan pada sejumlah komoditas penting seperti beras, minyak goreng, telur, daging, cabai, dan bawang merah.
“Pagi ini kami bersama tim TPID, Polres, dan OPD teknis melakukan pemantauan dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional menjelang Iduladha,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, beberapa komoditas diketahui mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan bawang merah. Meski demikian, pemerintah memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat masih dalam kondisi aman dan mencukupi.
Menurut Dadang, Pasar Anom menjadi perhatian utama karena merupakan pasar induk yang menjadi acuan harga bagi sejumlah pasar tradisional di wilayah kecamatan.
Karena itu, pengawasan distribusi dan pasokan terus diperkuat agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang berlebihan di pasaran.
Selain pemantauan langsung, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah pengendalian inflasi melalui program Warung Inflasi yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Warung Inflasi permanen saat ini berada di sekitar kantor UPD Pasar Anom, sementara layanan mobile mulai menyasar pasar-pasar kecamatan seperti Lenteng dan Gapura.
Dadang menegaskan, operasi pasar dan pengawasan distribusi akan terus dilakukan hingga momentum Iduladha guna menjaga stabilitas harga sekaligus mencegah praktik penjualan di atas ketentuan pemerintah.
TPID Sumenep juga mengimbau masyarakat agar tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap aman dan harga tetap terkendali selama menghadapi hari besar keagamaan nasional,” pungkasnya.


