Keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polres Kutai Timur dalam mengungkap peredaran narkotika jenis sabu seberat 92 kilogram mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Ikatan Keluarga Ende Lio Sare (IKELS) Kutai Timur.
Ketua IKELS Kutai Timur, Quirinus Parwono Rasi, menyampaikan penghargaan atas kerja keras dan keberanian aparat dalam membongkar jaringan narkotika besar yang beroperasi lintas daerah. Menurutnya, pengungkapan tersebut menjadi langkah penting dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba.
“Kami dari Ikatan Keluarga Ende Lio Sare Kutai Timur mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BNN dan Polres Kutai Timur atas keberhasilan mengungkap 92 kilogram sabu. Ini bukan jumlah kecil, dan tentu sangat banyak generasi muda yang berhasil diselamatkan dari bahaya narkotika,” ujar Quirinus Parwono Rasi.
Ia menilai, perang melawan narkoba membutuhkan kerja sama semua pihak, bukan hanya aparat penegak hukum. Karena itu, masyarakat juga harus ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing agar tidak menjadi tempat peredaran narkotika.
“Narkoba merusak masa depan. Karena itu kita semua harus bersama-sama menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga lingkungan agar Kutai Timur tetap aman dan bersih dari narkoba,” tegasnya.
Quirinus juga berharap sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, BNN, dan kepolisian terus diperkuat demi memutus mata rantai peredaran narkotika di Kutai Timur maupun wilayah Kalimantan Timur secara umum.
Sebelumnya, BNN bersama Polres Kutai Timur berhasil mengungkap jaringan narkotika yang diduga menguasai peredaran di wilayah Kalimantan, Jawa, dan Sulawesi. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat orang tersangka dan menyita lima koper berisi 90 bungkus sabu dengan berat bruto mencapai 92 kilogram.
Selain sabu, aparat juga menyita sejumlah barang bukti lain berupa alat komunikasi, cartridge vape etomidate, serta kendaraan yang diduga digunakan dalam aktivitas jaringan narkoba tersebut.
Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu operasi besar pemberantasan narkotika di Kutai Timur dan mendapat dukungan luas dari masyarakat yang berharap upaya pemberantasan narkoba terus ditingkatkan.