Guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah Minggu, personel Polsek Bengalon melaksanakan kegiatan pengamanan dan patroli di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kecamatan Bengalon, Minggu (17/5/2026).
Pengamanan dilakukan di tiga gereja dengan jumlah jemaat mencapai ratusan orang. Kehadiran personel kepolisian di tengah kegiatan ibadah menjadi bentuk pelayanan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Salah satu lokasi pengamanan yakni Gereja KIBAID di Jalan Mulawarman Blok Etam, Desa Sepaso. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Agustinus Paelongan dengan tema “Allah Beserta Kita, Inilah Tandanya” dan dihadiri sekitar 100 jemaat.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di Gereja Bethel Indonesia di Jalan Getsemani, Desa Sepaso. Ibadah yang dipimpin Pendeta Mikha Habahiri mengangkat tema “Tuhan Keadilan Kita” dan diikuti sekitar 60 jemaat.
Sementara itu, Gereja Toraja Kalvari menjadi lokasi dengan jumlah jemaat terbanyak. Ibadah yang dipimpin Pendeta Yunus Alpian Ruruk tersebut mengusung tema “Menemukan Kembali Kebahagiaan Dalam Hidup” dan dihadiri sekitar 150 jemaat.
Selama pelaksanaan ibadah berlangsung, personel Polsek Bengalon melakukan patroli dan pemantauan di sekitar area gereja guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan aktivitas jemaat berjalan lancar.
Kapolsek Bengalon AKP Asriadi menyampaikan pengamanan rumah ibadah rutin dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kecamatan Bengalon.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman. Kehadiran Polri merupakan bentuk pelayanan sekaligus komitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar AKP Asriadi.
Terkait hal tersebut, Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa Polres Kutim terus berkomitmen memberikan pengamanan terhadap seluruh kegiatan keagamaan di wilayah Kabupaten Kutai Timur.
“Keamanan rumah ibadah adalah tanggung jawab bersama. Polri hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat beribadah dengan damai tanpa rasa khawatir,” singkatnya.