Beritarepublikviral.com// PADANG, – Semangat Al-Qur’an seolah berhembus lembut namun gagah menyapa sudut-sudut Kecamatan Lubuk Kilangan. Gelaran agung Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-XLII kian mendekat, dan persiapan pun terus menari mengikuti irama kesiapan yang matang. Pada tanggal 20 hingga 21 Mei 2026 mendatang, Kelurahan Banda Buek akan bersolek indah menjadi rumah bagi para pecinta kalam Ilahi.
Pagi itu, Jumat 15 Mei 2026, dinding-dinding Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuk Kilangan seakan ikut berbisik syukur menyaksikan rapat koordinasi yang penuh semangat. Di sana, segala hal dipersiapkan dengan teliti: administrasi yang rapi, teknis yang matang, hingga arena perlombaan yang siap menyambut. Semua berjalan dalam keharmonisan, seolah saling mengisi dan menyempurnakan satu sama lain.
Pertemuan mulia ini dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Dr. H. Zainal A Haris. Beliau menegaskan bahwa kekompakan adalah nyawa dari setiap persiapan. Baginya, kerja sama yang rapi dan penuh tanggung jawab ibarat akar pohon yang kokoh, menjaga agar acara ini tetap tegak dan lestari. Beliau membimbing setiap bidang tugas agar berjalan seiring langkah: alur acara teratur, tugas terbagi adil, dan setiap cabang lomba siap menyuguhkan keindahan tanpa hambatan sedikit pun.
“Persiapan yang matang adalah kunci yang membuka pintu kesuksesan,” ujar beliau dengan keyakinan yang teguh. Maka, seluruh panitia—mulai yang mengatur acara, menjaga ketertiban, menyuguhkan hidangan, menjaga keamanan, menyebarkan kabar gembira, hingga menyambut kedatangan kafilah—bahu-membahu bekerja dengan sepenuh hati. Dengan semangat yang tak pernah padam, panitia yakin: MTQN ke-XLII ini akan menjadi cahaya terang syiar Al-Qur’an yang membanggakan seluruh warga Lubuk Kilangan.
Nanti, Masjid Baitussalam akan berdiri megah sebagai mimbar utama, tempat kalam Ilahi akan berkumandang merdu. Acara ini pun akan dibuka secara istimewa oleh Wali Kota Padang, Bapak Fadly Amran. Sebelum tirai pembukaan dibuka, irama kebersamaan akan mengawal jalanan: Pawai Ta’aruf akan bergerak indah, membawa rombongan kafilah dari seluruh kelurahan. Pawai ini bukan sekadar barisan, melainkan untaian kasih yang menampakkan kemesraan ukhuwah, mengibarkan bendera syiar Islam, dan membuktikan betapa dalamnya cinta warga kepada Al-Qur’an.
Turut meramaikan suasana penuh berkah itu, hadir Kepala KUA Lubuk Kilangan, Drs. H. Syafrijal, MA, bersama seluruh penggerak acara. Beliau memandang semangat panitia bagaikan sungai yang terus mengalir jernih tanpa henti. “Kekompakan kalian adalah harta paling berharga,” ucapnya tulus. “Dengan persaudaraan yang erat dan dukungan segenap masyarakat, insya Allah acara ini akan berjalan mulus, membawa kedamaian, dan menanamkan nilai-nilai suci Al-Qur’an di setiap sudut hati warga.”
Berbagai cabang lomba pun siap menjadi ladang kebaikan: Tartil yang lembut menyentuh jiwa, Tilawah yang merdu membelai telinga, Syarhil dan Fahmil Qur’an yang membuka cakrawala makna, hingga Khutbah Jumat yang menyejukkan sanubari. Lebih dari sekadar perlombaan, ajang ini adalah tempat lahirnya generasi Qur’ani—generasi yang tak hanya pandai membaca, tetapi juga paham, merasakan, dan menghidupkan Al-Qur’an dalam kesehariannya.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Alami Efendi, menegaskan janji setianya. “Kami akan bekerja sekuat tenaga, mengikuti petunjuk LPTQ Kota Padang agar segalanya berjalan sempurna,” ujarnya. Harapannya sederhana namun luhur: semoga momen ini memperluas syiar Islam dan mengikat persaudaraan warga Lubuk Kilangan semakin erat.
Dari ajang yang penuh berkah ini, diharapkan lahir qari dan qariah terbaik—bunga-bunga harapan yang kelak akan membawa nama harum Lubuk Kilangan hingga ke tingkat Kota Padang dan seterusnya. Sebab, di sini Al-Qur’an bukan sekadar dibaca, melainkan dicintai; bukan sekadar hadir, melainkan menyatukan hati dalam damai yang abadi. (Zal/Red.BRV)


