Beritarepublikviral.com// Padang,- Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Padang Rabu 13 Mei 2026 Sore menyebabkan banjir merendam sejumlah rumah warga di Komplek Perumahan Andalusia, Kelurahan Tarantang. Sedikitnya sekitar 40 rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air bervariasi, bahkan di beberapa titik mencapai sekitar 30 sentimeter sehingga mengakibatkan banyak perabot rumah tangga warga ikut terendam air.
Banjir yang datang secara tiba-tiba membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga mereka ke tempat yang lebih aman. Selain genangan air yang memasuki rumah warga, di lokasi banjir juga ditemukan potongan kayu berukuran cukup besar yang diduga berasal dari aktivitas penebangan liar di kawasan perbukitan sekitar. Kayu-kayu tersebut hanyut terbawa derasnya arus banjir hingga masuk ke area pemukiman warga.
Tidak hanya itu, dampak hujan deras juga menyebabkan terjadinya longsor pada lereng bukit di sekitar kawasan perumahan. Kondisi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua RT 02 RW 03, Rahmat Hidayat, yang sejak awal turut memantau kondisi warga terdampak banjir.
“Selain banjir yang merendam rumah warga, kami juga menemukan longsor di lereng bukit sekitar perumahan. Ini tentu sangat mengkhawatirkan masyarakat karena berpotensi menimbulkan dampak yang lebih besar apabila tidak segera ditangani,” ujar Rahmat Hidayat.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, Lurah Tarantang yang diwakili Sekretaris Kelurahan , Masrizal, SE, Kamis 14 Mei 2026 pagi turut turun langsung meninjau lokasi banjir. Dalam kunjungan tersebut, beliau didampingi Ketua RT Rahmat Hidayat serta tokoh masyarakat setempat, Zalfitra. Mereka melihat secara langsung kondisi rumah warga yang terdampak, sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang membersihkan rumah masing-masing pasca banjir.
Kehadiran pihak kelurahan bersama tokoh masyarakat di tengah warga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap kondisi aliran dan lereng bukit yang longsor agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Rahmat Hidayat selaku Ketua RT berharap Pemerintah Kota Padang segera melakukan penanganan terhadap aliran yang longsor akibat banjir tersebut. Menurutnya, langkah cepat sangat diperlukan demi keselamatan masyarakat di kawasan perumahan Andalusia.
“Kami berharap pemerintah segera melakukan penanganan terhadap aliran dan titik longsor yang ada. Jika tidak segera diperbaiki, kami khawatir ke depannya akan menimbulkan dampak yang lebih besar lagi bagi masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Dora, salah seorang warga yang rumahnya ikut terendam banjir, menceritakan detik-detik datangnya air yang begitu cepat dan deras hingga masuk ke dalam rumahnya. Ia mengaku tidak sempat menyelamatkan seluruh perabot rumah tangga karena air datang secara tiba-tiba.
“Air datang begitu tiba-tiba dan deras sekali. Langsung masuk ke dalam rumah dan merendam banyak barang-barang kami. Alhamdulillah kami masih bisa segera menyelamatkan diri dan memindahkan sebagian barang ke tempat yang lebih tinggi,” tutur Dora.
Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang karena banjir tersebut membuat warga merasa trauma dan khawatir setiap kali hujan deras turun mengguyur kawasan mereka.
Meski dilanda musibah, semangat gotong royong masyarakat Komplek Andalusia tetap terlihat kuat. Warga saling membantu membersihkan rumah dan lingkungan sekitar dari lumpur serta sisa material yang terbawa arus banjir.

Kebersamaan dan kepedulian antarwarga menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi cobaan tersebut. (Zalfitra Baroelak)


