Beritarepublikviral.com//URUMQI, XINJIANG CHINA, — Sejarah kembali menorehkan kisah indah persaudaraan kemanusiaan. Pintu persahabatan internasional terbuka lebar, menyambut kedatangan tokoh besar Minangkabau, Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si., Dt. Sati, yang membawa amanah luhur dari tanah kelahirannya ke tengah denyut nadi umat Islam di Tiongkok.
Sebagai Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, beliau hadir menjawab panggilan kehormatan yang disampaikan langsung oleh Konsulat Jenderal Tiongkok di Indonesia. Dengan penuh tanggung jawab dan kebanggaan, beliau memimpin iring-iringan delegasi para tokoh terkemuka Sumatera Barat dalam sebuah perjalanan bersejarah ke Kota Urumqi, wilayah Xinjiang, berlangsung dari tanggal 10 hingga 18 Mei 2026.
Kota Urumqi bukan sekadar lokasi di peta dunia. Kota ini berdiri megah sebagai salah satu pusat peradaban Islam termasyhur di kawasan Asia Timur. Di sini, nilai-nilai iman bernapas di setiap sudutnya; masjid-masjid tua bersejarah berdiri gagah seolah menjadi saksi bisu perjalanan waktu, sementara semangat keberagaman masyarakatnya menari harmonis di bawah naungan akidah yang kokoh.
Berikut adalah detil-detil emas yang mewarnai perjalanan agung ini:
– Panggilan Istimewa: Undangan ini adalah bukti nyata penghargaan tinggi negeri Tiongkok terhadap tokoh bangsa Nusantara, sebuah penghormatan yang membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia.
– Wajah-wajah Penjaga Nilai: Sebanyak 20 orang terpilih, yang menjadi saksi sekaligus pelaku sejarah, berjalan seiring di bawah panji kepemimpinan Prof.Dr. Fauzi Bahar Dt.Sati.
– Jalinan Persaudaraan: Langkah ini diperkuat dengan kebersamaan bersama para ulama dan tokoh agama dari Aceh, pemuka adat Sumatera Utara, serta Rektor UIN Medan — menyatukan kekayaan budaya Nusantara dalam satu barisan.
– Misi Suci & Mulia: Mengemban tugas luhur untuk mengeratkan ikatan diplomasi budaya, menebarkan benih-benih toleransi, serta mengangkat tinggi syiar Islam yang damai dan beradab melintasi batas negara dan benua.
– Menimba Cahaya Ilmu: Menyambangi masjid terbesar dan termegah di Tiongkok, tempat di mana ilmu dan iman bersatu, untuk belajar dan bertukar pengalaman dalam merawat serta mengelola komunitas Muslim yang besar dan dinamis.
Perjalanan ini semakin mengukuhkan nama besar Prof. Dr. H. Fauzi Bahar, Dt. Sati di kancah dunia. Beliau bukan hanya seorang akademisi atau pemangku adat, melainkan duta budaya yang berhasil membawakan kearifan luhur “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” bergaung hingga ke telinga dunia internasional.
Lebih dari itu, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa harmoni dan kerukunan yang tumbuh subur di tanah Sumatera Barat kini telah menjadi cahaya inspirasi, menerangi dan menjadi teladan bagi masyarakat global yang merindukan kedamaian. (Tb Mhd Arief Hendrawan)

