Beritarepublikviral.com//DHARMASRAYA, — Kehadiran Car Free Day (CFD) perdana di bumi Dharmasraya seolah menjadi denyut nadi baru yang memompa semangat. Ribuan warga memadati jalanan, sementa
ra gairah ekonomi para pelaku UMKM ikut melonjak tinggi. Bank Nagari hadir memposisikan diri sebagai motor penggerak yang siap mengawal perputaran roda ekonomi ini, Minggu (19/4/2026).
Sejak mentari belum sepenuhnya menampakkan wajah, tepat sebelum pukul 06.00 WIB, Jalan Lintas Sumatera KM 1–2 Pulau Punjung sudah berbisik riuh. Langkah kaki dan denting sepeda menyapa pagi, mengiringi senam massal yang berlangsung meriah hingga pukul 10.00 WIB. Namun, energi terbesar justru berkumpul di area bazaar, di mana tangan-tangan kreatif pelaku UMKM menyambut antusiasme pengunjung.
Lapak-lapak usaha lokal tak henti disambangi, transaksi berjalan bagai arus yang tak terbendung. Ruang publik yang sehat ini rupanya mampu menumbuhkan daya beli masyarakat yang begitu kuat dan nyata.
Kepala Cabang Bank Nagari Pulau Punjung, Rusdi, menilai fenomena ini sebagai tanda bangkitnya ekonomi mikro yang kian bersemi.
“Perputaran uang di sektor ini bergerak sangat dinamis. CFD bukan sekadar ajang olahraga, ia telah menjelma menjadi medan baru yang menghidupi perekonomian masyarakat,” ungkapnya penuh optimisme.
Rusdi menambahkan, momen emas ini menjadi jembatan emas untuk mengantarkan transaksi menuju era digital. Bank Nagari siap memegang kendali untuk mewujudkan ekosistem keuangan yang modern dan efisien.
“Kami ingin menjadikan ini sebagai tonggak perluasan literasi keuangan. Ke depan, transaksi digital harus menjadi tulang punggung yang kuat, terutama di tengah kegiatan yang menyedot perhatian massal seperti ini,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa antusiasme warga adalah bukti nyata bahwa ruang publik yang produktis sangat dinanti.
“Saat kendaraan berhenti sejenak, di situlah kehidupan ekonomi justru berlari kencang. CFD membuktikan bahwa kesehatan dan kesejahteraan bisa berjalan beriringan, menguatkan UMKM dari akar rumput,” paparnya.
Kehangatan suasana yang menyatukan berbagai usia, dari balita hingga lansia, menjadi lukisan indah bahwa program ini telah diterima hati masyarakat. Interaksi dan transaksi berpadu menjadi satu, menciptakan siklus ekonomi yang sehat dan berdenyut kencang.
Dengan kesuksesan perdana ini, CFD diproyeksikan tak hanya akan menjadi agenda rutin, tetapi juga bakal tumbuh menjadi pusat ekonomi kreatif yang membanggakan. Sinergi yang terjalin erat antara Pemerintah Daerah dan Bank Nagari menjadi kunci agar momentum kebaikan ini terus berlanjut dan berkembang jauh lebih baik. (Tb Mhd Arief Hendrawan)


