Beritarepublikviral.com//Aceh Singkil – Merespons polemik bantuan rumah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Aceh Singkil bersama pemerintah daerah mulai melakukan verifikasi dan validasi data rehap rumah warga yang terdampak bencana hidrometeorologi (banjir) tahun 2025 lalu .Tim verifikator fokus menyisir rumah guna mempercepat realisasi bantuan perbaikan.
Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 565 rumah yang terdampak banjir yang tersebar di beberapa kecamatan. Tim verifikator yang terdiri dari unsur BNPB,inspektorat, Disducapil,PURP, dinas Pertanahan,Diskomimfo,Disperindag UKM,Dinsos dan DPMK, relawan langsung meninjau ke lapangan untuk memastikan data korban benar-benar valid.
Pendataan dimulai dari 13 April 2025 yang diawali dari kecamatan Singkil selanjutnya kecamatan Singkil Utara, disusul 16 April kecamatan Gunung Meriah dan Kecamatan Simpang Kanan.
Kepala BPBD Aceh Singkil, Al-Husni menyatakan bahwa data sebelumnya 565 Kepala Keluarga (KK)belum final.
“Data awal sebanyak 565 Kepala Keluarga namun data tersebut belum final bisa bertambah bisa juga berkurang, ini yang sedang kami pastikan dilapangan melalui verifikasi dan validasi”, ungkapnya,Selasa (14/4/2026).
Proses verifikasi ini diharapkan selesai dalam waktu secepatnya agar dana stimulus perbaikan rumah dapat segera dicairkan dan masyarakat dapat memperbaiki tempat tinggal mereka yang terdampak banjir.
.Ditulis oleh : Joni


