Beritarepublikviral.com Medan – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan Robi Barus mendorong pemerintah terus memaksimalkan digitalisasi data
untuk memastikan bantuan sosial diterima oleh yang berhak.
Robi mengatakan, pentingnya tata kelola digital yang mengatur data penerima bantuan sosial (bansos) yang terintegrasi lintas kementerian dan lembaga.
“Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang digunakan untuk memperbarui data penerima secara berkala. Kita masih menerima banyak keluhan masyarakat terkait penyaluran bansos di lapangan,” katanya, Kamis (9/4/2026).
Robi mengatakan, masalah status pekerjaan pada data kependudukan (KTP) seperti wiraswasta atau karyawan swasta seringkali secara otomatis menaikkan peringkat desil, meskipun penghasilan sebenarnya rendah, menyebabkan menerima bantuan.
“Ada juga warga yang seharusnya tidak lagi menerima bansos oleh karena sudah naik status ekonominya, namun masih terdaftar, sementara yang benar-benar membutuhkan justru terlewat,” tambahnya.
Robi mengatakan, desil 1-5 yaitu kelompok miskin/hampir miskin, tidak menjamin langsung mendapat bantuan. Hal ini masih bergantung pada kuota bansos yang tersedia di daerah dan usulan kuota dari Kemensos.
“Maka saya kira pemerintah harus lebih massif lagi sosialisasi ke lapangan, melakukan inventarisir masalah, melakukan kross check dan memberikan edukasi ke masyarakat,” imbuhnya.
Robi mendorong penguatan dan penambahan jumlah pperator SIKS-NG adalah petugas resmi (biasanya di tingkat desa/kelurahan) yang bertanggung jawab mengelola Data Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation.
“Mereka berperan penting dalam verifikasi, validasi, dan pemutakhiran data penerima bansos agar akurat dan tepat sasaran,” imbuhnya.
Menurut Robi, proses pembaruan data yang lebih intensif membuat penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lebih efisien.
“Saya juga mendorong pentingnta koordinasi kuat antara pemerintah pusat dan daerah serta pengawasan agar distribusi tepat sasaran, berlandaskan keakuratan data desil yang sesuai dalam kondisi di lapangan,” pungkasnya. (Tim)


