Bareskrim Polri Mulai Bersih – Bersih Narkoba di Bali, Ketum PW FRN Counter Polri Agus Flores Beri Apresiasi

Bareskrim Polri Mulai Bersih – Bersih Narkoba di Bali, Ketum PW FRN Counter Polri Agus Flores Beri Apresiasi

Beritarepublikviral.com Bali – Upaya pemberantasan narkotika di Pulau Dewata mulai menunjukkan langkah konkret. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri dikabarkan telah turun langsung melakukan operasi pembersihan terhadap peredaran gelap narkoba di sejumlah titik rawan di Bali.

Langkah tegas ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum PW Fast Respon Nusantara (PWFRN) Counter Polri, Agus Flores. Ia menilai, kehadiran Bareskrim di Bali menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam memberantas peredaran narkotika yang selama ini dinilai sudah sangat meresahkan.

“Saya mengapresiasi langkah Bareskrim yang mulai membersihkan peredaran narkoba di Bali. Ini adalah tindakan yang sangat tepat dan memang sudah lama dinantikan,” ujar Agus Flores.

Ia mengungkapkan, sebelumnya dirinya telah menerima berbagai laporan terkait maraknya peredaran narkoba, khususnya di kawasan hiburan malam. Bahkan, menurutnya, peredaran barang haram tersebut terkesan berlangsung secara terbuka.

“Saya pernah menyampaikan bahwa peredaran narkoba di dunia malam Bali sudah cukup gila-gilaan. Di sejumlah diskotik, narkoba diduga dijual bebas tanpa rasa takut,” tegasnya. Jumat, (27/03/2026).

Dengan turunnya Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Agus berharap jaringan-jaringan besar yang selama ini bermain dapat segera diungkap hingga ke akar-akarnya. Ia juga mendorong agar operasi ini dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya bersifat sementara.

“Alhamdulillah sekarang Bareskrim sudah turun langsung. Ini momentum penting untuk benar-benar membersihkan Bali dari narkoba. Jangan setengah-setengah, harus sampai ke jaringan besar di belakangnya,” tambahnya.

Agus Flores pun menutup pernyataannya dengan dukungan penuh kepada institusi Polri dalam menjalankan tugas tersebut.

“Bravo Polri! Terus maju dan jangan beri ruang bagi peredaran narkoba di negeri ini,” pungkasnya. (Tim)