
Bogor,beritarepublik-viral.com –Kepala Desa Pagelaran Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an dan Ikhtifalan Sanlat di Masjid Jami Nurul huda Kampung Laladon Kaum Kolaborasi Bersama Kammusda, Melalui Kegiatan Sima’an Al-qur’an Dan Khataman 30 juz Bil Ghoib ke-23. Sekaligus Buka puasa bersama.
Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 H, sekaligus memperingati malam turunnya Al-qur’an. Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Jami Nurul Huda, bersama Kammusda Laladon kaum menggelar kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an dan ikhtifalan pesantren kilat (Sanlat) yang berlangsung khidmat dan penuh keberkahan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampung Laladon kaum Rt 03, Rw 02, Desa Pagelaran, Kematan Ciomas, Kabupaten Bogor. Pada Jum’at 6 Maret 2026. Acara di awali dengan Sima’an dan Khataman Al-qur’an 30 juz Bil Ghoib ke-23 yang merupakan kegiatan tahunan rutin para hafidz dan santri di lingkungan Masjid Jami Nurul huda.
Lantunan ayat suci Al-qur’an yang dibacakan secara tartil dan penuh kekhusukan membuat suasana masjid terasa semakin sakral dan penuh keberkahan. Selain sima’an dan khataman Al-qur’an, rangkaian kegiatan juga di isi dengan ikhtifalan sanlat bagi para santri, serta santunan kepada puluhan anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama, khususnya di bulan ramadhan yang penuh rahmat dan ampunan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti oleh para jamaah dan masyarakat sekitar. Momentum tersebut menjadi sarana memperat tali silaturrahmi antara pengurus masjid, tokoh masyarakat serta warga kampung laladon dan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Pagelaran Yusuf maulana, Ketua DKM masjid Jami Nurul huda, beserta jajaran pengurus, para ketua Rt dan Rw, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, para santri peserta pesantren kilat serta ratusan jamaah yang dengan penuh antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Dalam hal ini, Panitia kegiatan tersebut Ustadz Damar dalam keterangannya menyampaikan, Saya sangat bersyukur bahwa kondisi cuaca pada saat kegiatan berlangsung, cukup cerah dan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sangat meriah. Ia pun menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sudah berjalan dari tahun 2002 yang lalu, sampai dengan sekarang, alhamdulillah bisa dipertahankan dengan lancar dan baik,”ungkapnya. 
kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menumbuhkan rasa kecintaan masyarakat terhadap Al-qur’an, serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Saya berharap kegiatan sima’an dan khataman Al-qur’an ini Ia berharap bahwa kagiatan ini dapat terus dilaksanakan secara lebih kompak lagi dan lebih meriah lagi, dan lebih menggema lagi agar kita bisa meningkatkan rasa cinta kita terhadap Al-qur’an serta agar bisa menjadi motivasi bagi generasi muda, untuk semakin dekat dengan Al-qur’an. Serta dapat meningkatkan rasa kepedulian antar sesama muslim,”harapnya.
Ia juga menyampaikan, Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, para pemuda-pemudi, DKM masjid Jami Nurul huda, dan kepada semua para pendukung acara, serta para donatur yang telah membantu, kita kompak dan bersatu sehingga dapat terselenggaranya kegiatan mulia tersebut, dan bisa berjalan dengan lancar,”ujarnya.
Sementara itu, kepala Desa Pagelaran Yusuf maulana, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar dan penuh keberkahan.
Saya juga mengapresiasi kerja keras panitia, terutama kepada anak-anak muda yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, serta dukungan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut. “Alhamdulillah kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an dan ikhtifalan sanlat ini dapat terlaksana dengan baik, sehingga menjalankan ibadah puasa bisa lebih istiqomah lagi,” tuturnya.
Saya berharap kegiatan seperti ini, dapat terus terlaksana setiap tahunnya. Semoga melalui kegiatan ini mayarakat semakin mencintai Al-qur’an, dapat memperkuat ukhuwah islamiyah, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” harapnya.
Selain itu, Yusuf maulana mengimbau kepada msyarakat terkait kenakalan remaja saat ini, untuk mengantisipasi adanya tawuran remaja, terutama perhatian dari pihak desa mengadakan program kegiatan ronda minimal selama dalam satu minggunya sampai 3 malam diadakan ronda ke wilayah-wilayah yang disinyalir menjadi tawuran anak-anak muda yang sedang marak saat ini,”imbaunya.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan masjid Jami Nurul huda menjadi pusat kegiatan keagamaan, pembinaan umat, serta wadah mempererat persaudaraan antar warga di lingkungan kampung laladon dan sekitarnya. Khususnya dalam momentum bulan suci ramadhan yang penuh berkah.( Jurnalis : Bambang Saputro,ST.,Gr )


