Dialog Nasional Sehari KOPSINDO: Mengawal Harapan 2026, Menakar Kepemimpinan Prabowo–Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur

Dialog Nasional Sehari KOPSINDO: Mengawal Harapan 2026, Menakar Kepemimpinan Prabowo–Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur

 

Jakarta, BRV.com — Komite Organisasi Sosial Indonesia (KOPSINDO) menggelar Dialog Nasional Sehari bertajuk “Mengawal Harapan Tahun 2026: Menakar Kepemimpinan Prabowo–Gibran Menuju Masyarakat Adil Makmur” di Aula DHN 45 Lantai III, Gedung Juang 45, Jl. Menteng Raya No. 31,
Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026) pukul 13.30–16.00 WIB.

Forum ini menjadi ruang refleksi strategis sekaligus panggung dialog terbuka untuk menakar arah kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan domestik, dialog ini menguatkan komitmen masyarakat sipil dalam mengawal agenda pembangunan menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial.

Sejumlah narasumber lintas disiplin hadir memberikan perspektif kritis dan konstruktif. Pemerhati ekonomi Dr. Andrinof Chaniago, M.Si memaparkan tantangan dan peluang ekonomi nasional memasuki tahun 2026. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi, memperkuat sektor riil, serta memastikan pertumbuhan yang inklusif melalui penguatan daya beli masyarakat dan pemberdayaan UMKM.

“Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan secara merata. Kebijakan fiskal dan moneter perlu diarahkan untuk memperkuat fondasi produksi dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja berkualitas,” ujarnya.

Dari perspektif politik dan tata kelola pemerintahan, Assoc. Prof. Dr. Ahmad Yani, SH, MH menyoroti pentingnya konsolidasi kepemimpinan yang tetap menjunjung prinsip transparansi dan partisipasi publik. Ia menegaskan bahwa stabilitas pemerintahan harus berjalan beriringan dengan supremasi hukum dan kepastian regulasi.

“Supremasi hukum dan harmonisasi regulasi adalah fondasi utama terciptanya iklim investasi yang sehat dan meningkatnya kepercayaan publik. Konsistensi penegakan hukum menjadi kunci,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili perspektif dunia usaha, Dr. Rahmat Dwi Putranto, SH, MH menyampaikan harapan kalangan pengusaha terhadap arah kebijakan pemerintah ke depan. Ia menekankan perlunya kemudahan berusaha, penyederhanaan regulasi, serta dukungan konkret bagi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

Dialog yang dimoderatori oleh H. Dudung Badrun, SH, MH berlangsung dinamis. Peserta dari kalangan akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat aktif menyampaikan pandangan, kritik, serta gagasan sebagai bentuk partisipasi dalam mengawal jalannya pemerintahan.

Melalui forum ini, KOPSINDO menegaskan perannya sebagai bagian dari kontrol sosial yang objektif, solutif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa. Dialog Nasional Sehari ini diharapkan melahirkan rekomendasi strategis yang mampu memperkuat arah kebijakan pemerintah, sekaligus memastikan kepemimpinan nasional tetap berada pada rel cita-cita besar bangsa: terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial.