
Bogor,beritarepublik-viral.Com
Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) PGRI Cikupa memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad,SAW,Acara digelar pada sabtu 31 Januari 2026 bertempat di aula sekolah SMP PGRI Cikupa kecamatan Tenjolaya kabupaten Bogor.
Acara ini dimulai pada jam 09.00 WIB sampai dengan selesai. Acara ini mengusung tema “Isra mi’raj adalah perjalanan agung Nabi muhammad SAW sebagai teladan ketaatan dan penguatan iman”.
Kepada media ini jajaran perangkat sekolah mengatakan dengan rasa syukur pada hari ini kami dapat melaksanakan kegiatan memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad,SAW sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini adalah momentum untuk meningkatkan iman,ilmu dan akhlak bagi pelajar.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah SMP PGRI Cikupa H. Dasuki S.ag dan jajaran perangkat sekolah, para dewan guru, peserta didik beserta orang tua siswa, unsur masyarakat sekitar dan tamu undangan dari luar yang lainnya.
Rangkaian acara tersebut yang telah tersusun rapih dan di sampaikan oleh pembawa acara diantaranya diawali dengan pembacaan kalam suci illahi sekaligus sambutan dari panitia smp pgri cikupa. Dilanjutkan dengan kesenian islami tim hadroh yang ditampilkan oleh siswa di sekolah tersebut yang sudah menyemarakan kegiatan ini.
Karena SMP Cikupa ini di nilai sangat kreatif dan inovatif dalam merencanakan susunan program kegiatan positif apa pun.
Dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah SMO PGRI Cikupa H.Dasuki, dalam sambutannya, beliau menyampaikan kesan dan pesannya serta nasihat-nasihatnya tentang etika siswa harus diterapkan di lingkungan masyarakat pada umumnya dan khususnya di lingkungan sekolah terutama kepada gurunya dan orang tuanya.
Ia juga mengingatkan kembali akan kewajiban sholat lima waktu dalam agama islam harus dijalankan,”tegasnya.
Beliau mengimbau kepada seluruh para siswa dan perangkat sekolah agar selalu waspada akan cuaca ekstrim yang sekarang telah terjadi di bumi pertiwi ini. Ia menjelaskan melalui rapat munas kemarin, dari rapat tersebut membahas tentang terjadinya bencana di negara ini. Hasil keputusan dari rapat itu bahwa keluarga dirumah juga untuk anaknya harus ada tanggungjawab moral dan akhlak kepada orang tuanya maupun kepada gurunya.
Begitu juga untuk keluarga dirumah dengan keluarga di sekolah harus adanya sinergitas dan harus ada komunikasi secara intensif.
Ia menambahkan, saya akan mengadakan rapat dengan para dewan guru, dan akan membahas situasi dan kondisi negara kita sekarang, terkait musibah banjir yang telah terjadi di negara kita.
Mengingat telah terjadinya banjir dimana mana terutama di kalimantan, aceh, bali, aceh dan sumatera telah terjadi banjir bandang, bahkan baru baru ini di bandung barat telah terjadi longsor. musibah itu sudah merenggut korban yang bukan sedikit, akan tetapi melibatkan banyak orang yang terkena dampak musibah tersebut, musibah itu terjadi secara mendadak dan tiba-tiba.
Dengan musibah tersebut mereka kebingungan berteriak meminta pertolongan kepada siapa dan mengadu kepada siapa selain kepada Allah SWT yang utama,” ujarnya. mudah-mudahan di bogor tidak terkena dampak musibah tersebut. Ini menjadi duka yang sangat mendalam bagi seluruh bangsa indonesia, khususnya saya sebagai kepala sekolah disini, saya sangat sedih dengan musibah yang telah terjadi ini yang sudah dirasakan oleh saudara kita disana.
Ini merupakan bentuk pemikiran kita semua, dan ini merupakan iktibar atau peringatan kepada kita. Oleh karena itu, saya mengajak kepada para siswa dan perangkat sekolah agar selalu waspada dimana pun berada dan selalu memohon perlindungan agar tidak terkena dampak musibah tersebut, serta mengingat Allah SWT agar kita disini diselamatkan dari musibah apapun.
kita harus bersyukur masih diberikan kesehatan, masih diberikan umur yang panjang dan bisa menjalankan aktivitas ibadah serta masih bisa melangsungkan kegiatan belajar mengajar di sekolah ini,”jelasnya.
Kemudian dilanjutkan dengan ceramah siraman rohani sebagai acara intinya yang diisi oleh Ustadz Abdul Qodir al-ansori dari kampung tapos kecamatan tenjolaya. Dengan gaya ciri khas penyampaian materi tausiahnya dengan metode tekhnik ceramahnya yang ramah, humoris, namun berwibawa membuat para peserta didik dan perangkat sekolah sangat menggemarinya dalam mengamalkan ilmunya dari isi ceramahnya. Sehingga lebih mudah dalam cara penyampaiannya, dalam mengutip ilmu dan nasihatnya yang diberikan kepada sekolah tersebut.
Dalam tausiahnya, penceramah Ustadz Abdul Qodir al-ansori menyampaikan terkait dengan perjalanan Nabi Besar Muhammad,SAW ketika di Isra dan di Mi’rajkannya menghadap Allah,SWT untuk diperintahkan ibadah sholat lima waktu, serta bagaimana dalam perjalanannya terkait dengan apa yang dilihat untuk dijadikan bahan renungan untuk kita jalankan dalam kehidupan sehari-hari,bahkan dalam hidup bagaimana menjadikan diri kita untuk lebih baik serta bermanfaat bagi kemaslahatan umat.
Acara tersebut berjalan dengan lancar, sukses dan khidmat. Dan diakhiri dengan do’a penutup oleh ustadz Abdul Qodir al-ansori.
Menurut guru smp pgri cikupa, sebagai guru PAI di sekolah tersebut Rizki subagya S.pd, yang mewakili guru yang lain, ia juga sebagai ketua panitia di acara isra miraj tersebut, mengungkapkan”saya sangat mengapresiasi terhadap kegiatan yang diprakarsai oleh smp pgri cikupa.
Hal ini membuktikan bahwa sekolah tersebut sangat mengedepankan persatuan dan kesatuan umat islam sekaligus membantu dalam menciptakan keharmonisan hubungan secara humanis antara jajaran perangkat sekolah dengan ulama dalam rangka meningkatkan sinergitas antar elemen sekolah dengan para ulama melalui acara islami ini, untuk meningkatkan keimanan sebagai umat beragama yang menerapkan akhlak mulia rosulullah SAW, di sektor sekolah khususnya. Semoga kita dijadikan umat yang dapat meneladani Rosullulah SAW, dan kita mendapatkan syafa’atnya di yaumil Qiamat kelak,”ungkapnya.
Masih menurutnya, untuk penyelenggaraan acara ini membutuhkan persiapan selama dua minggu lamanya. Karena mengingat program kegiatan di sekolah ini sangat banyak dan padat. Jadi acara ini, kebetulan berbarengan dengan Program penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang masih dibuka. Ini merupakan momen yang tepat untuk melaksanakan kegiatan islami ini. Tentunya saya sangat bersyukur dan saya ucapkan terimakasih kepada jajaran guru dan perangkat sekolah smp pgri serta kepada para siswa sekolah ini, atas kerjasamanya yang kompak, sehingga kegiatan ini bisa terselenggara.
Melalui kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT dan sebagai wujud kecintaan terhadap Nabi Muhammad,SAW semoga kita dapat mengikuti jejak langkah perjuangannya menegakkan agama Islam.
Selaku guru smp disini, saya mengajak kepada jajaran perangkat sekolah dan para siswa untuk menjaga marwah sekaligus mendukung program kegiatan islami ini dalam menjaga persatuan dan persatuan demi terciptanya kondusivitas umat islam.
Kegiatan ini menjadi motivasi umat islam dalam mengingat perjalanan rosulnya dalam menerima perintah sholat lima waktu dari Allah SWT. Ia berharap dengan adanya acara ini, agar lebih kompak dan solid lagi melaksanakan kegiatan positif ini dalam mengamalkan dan menerapkan syi’ar islam di lingkungan sekolah ini khususnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan islami ini, diharapkan agar mampu meningkatkan lagi kuota peserta didik dan dapat membuka minat calon peserta didik yang akan masuk ke sekolah ini, mengingat masa PPDB di sekolah ini masih berjalan, sehingga diharapkan bisa menjadi suatu ketertarikan kepada calon siswa yang akan masuk ke sekolah ini.
Saya berterima kasih atas perhatian dan kepeduliannya kepada perangkat sekolah dan para siswa dalam setiap kegiatan islami ini, yang bertujuan untuk menerapkan dan menanamkan akhlak mulia rosulullah SAW kepada setiap insan, dalam kehidupan umat islam. Salah satunya dari pelaksanaan kegiatan isra miraj ini pada masyarakat, khususnya siswa sekolah ini’”harapnya.
Ditambahkannya, ia berharap agar kita untuk lebih meningkatkan lagi rasa tanggungjawab kita sebagai umat islam dalam melaksanakan sholat lima waktu. Sekaligus agar bisa mendorong semangat untuk menjunjung lebih tinggi lagi derajat baginda rosulullah SAW. Sebagai wujud rasa kecintaan kita kepada Allah SWT dan rosulnya,” tambahnya.
Dengan digelarnya kegiatan islami ini, diharapkan agar kita dapat mengambil hikmahnya dan siswa bisa lebih semangat lagi belajarnya dalam menimba ilmu, karena pepatah mengatakan,”di pundakmulah apa yang menjadi harapan dan tumpuan bagi kemajuan bangsa.” Serta dapat meneladani perilaku dan melakukan kewajiban sesuai ajaranNya perintahNya yaitu sholat lima waktu. Melalui isra mi’raj ini, “mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Allah SWT.”( Jurnalis : Bambamg Saputro,ST.,Gr )

