
Depok, beritarepublik-viral.com-Pelaksanaan program Kelompok Masyarakat (Pokmas) untuk kegiatan memperlancar saluran air di RT 01 RW 08, Kelurahan Abadijaya, Kota Depok, menunjukkan progres yang signifikan dan berjalan kondusif sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Kegiatan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok tersebut memiliki nilai pagu sebesar Rp54.933.000 dan dilaksanakan selama 30 hari kalender, mulai 7 Juni hingga 6 Juli 2026. Hingga Selasa (9/6/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen.
Pemantauan pekerjaan di lapangan turut dihadiri Arif selaku Konsultan Pendamping Kelurahan Abadijaya, Syarif Hidayat dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan, serta Taufik sebagai pelaksana Pokmas RW 08. Kehadiran mereka bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Taufik menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Depok atas terealisasinya program dana RW yang dinilai sangat membantu pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok yang telah merealisasikan program dana RW untuk pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan kami. Program ini sangat bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan saluran air tersebut menjadi salah satu kebutuhan prioritas warga mengingat fungsinya dalam memperlancar aliran air dan meminimalisasi potensi genangan saat musim hujan.
Menariknya, pelaksanaan proyek ini tidak hanya melibatkan pekerja Pokmas, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga secara sukarela turut membantu pengawasan pekerjaan serta membersihkan dan mengangkut puing hasil galian, sehingga lingkungan tetap bersih dan aktivitas warga tidak terganggu.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran pekerjaan. Berkat kerja sama yang baik antara warga dan pelaksana, proses pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tertib, dan sesuai target yang direncanakan.
Saat ini pekerjaan memasuki tahap lanjutan dan ditargetkan selesai tepat waktu dengan capaian 100 persen sesuai jadwal pelaksanaan.
“Kami berharap pekerjaan ini dapat menjadi barometer bagi pembangunan lingkungan ke depan agar semakin baik. Meskipun masih terdapat kekurangan di lapangan, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan yang lebih optimal pada masa mendatang,” pungkas Taufik. (Jurnalis : Bambang Saputro ST.,Gr)


