Peringati 10 Muharram 1448 H /2026 M, Eco Enzyme Nusantara Kabupaten Sampang Peduli Anak Yatim Dengan Memberikan Santunan

Peringati 10 Muharram 1448 H /2026 M, Eco Enzyme Nusantara Kabupaten Sampang Peduli Anak Yatim Dengan Memberikan Santunan

BeritaRepublikViral.com SAMPANG – Santunan yatim 10 Muharram, yang dikenal luas di Indonesia sebagai “Lebaran Anak Yatim”, adalah momen istimewa untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki. Di hari Asyura ini, umat Islam sangat dianjurkan memberikan dukungan materi maupun emosional sebagai bentuk kepedulian sosial.

Tradisi Lebaran Yatim: Di Indonesia, tanggal 10 Muharram (Hari Asyura) sangat identik dengan memuliakan anak yatim sehingga populer disebut Lebaran Anak Yatim

Menyantuni anak yatim sangat dianjurkan dalam Islam untuk meraih keberkahan, di mana terdapat anjuran memberikan perhatian dan kasih sayang, seperti mengusap kepala mereka

Menjadi hari yang penuh keberkahan bagi keluarga besar Perkumpulan Eco Enzyme Nusantara Kabupaten Sampang. Bertempat di kediaman Umi Suhartini, kegiatan santunan anak yatim kembali diselenggarakan sebagai agenda rutin tahunan yang senantiasa dinantikan. Tradisi berbagi ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi menjadi wujud nyata kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dari masyarakat.

Tahun ini, kegiatan terasa semakin istimewa dengan bergabungnya Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sampang yang turut berpartisipasi dalam memberikan santunan. Kehadiran PWRI menjadi simbol indahnya sinergi antarorganisasi dalam menebarkan manfaat dan memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Suasana berlangsung penuh kehangatan sejak awal acara. Anak-anak yatim hadir dengan wajah ceria, sementara para pengurus dan relawan menyambut mereka dengan penuh kasih dan kekeluargaan. Kebahagiaan sederhana yang terpancar dari senyum mereka menjadi pengingat bahwa berbagi bukanlah tentang seberapa besar yang diberikan, melainkan seberapa tulus niat yang menyertainya.

Rangkaian acara dipandu dengan apik oleh Ibu Seto, yang membawakan setiap sesi dengan penuh kelembutan dan semangat, sehingga seluruh kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Syukur, memohon keberkahan bagi seluruh donatur, panitia, anak-anak yatim, serta semua pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan rezekinya demi terselenggaranya kegiatan mulia tersebut.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, doa-doa dipanjatkan agar anak-anak yatim senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta masa depan yang cerah. Harapan juga dipersembahkan bagi para dermawan agar Allah SWT melimpahkan keberkahan rezeki, kesehatan, dan balasan yang berlipat ganda atas kepedulian yang telah diberikan.

(Bang J)