Alumni Ajak Semua Pihak Jaga Marwah Universitas PGRI Palembang dan Hormati Proses Hukum

Alumni Ajak Semua Pihak Jaga Marwah Universitas PGRI Palembang dan Hormati Proses Hukum

BeritaRepublikViral.com // PALEMBANG – Polemik yang berkembang terkait pengelolaan Universitas PGRI Palembang mendapat perhatian dari kalangan alumni. Mereka mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan objektivitas, kepastian hukum, serta menjaga marwah institusi pendidikan yang selama ini menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Sumatera Selatan.

Sebagai lembaga pendidikan yang telah melahirkan banyak alumni dan sumber daya manusia yang berkontribusi bagi masyarakat, Universitas PGRI Palembang dinilai harus tetap menjadi rumah bersama yang dijaga kehormatan dan keberlangsungannya oleh seluruh elemen yang memiliki keterikatan dengan kampus tersebut.

Edwin Deo Rinaldi, yang mewakili alumni Universitas PGRI Palembang sekaligus demisioner Presiden Mahasiswa Universitas PGRI Palembang, menyampaikan keprihatinannya terhadap polemik yang saat ini berkembang di ruang publik.

Menurutnya, setiap persoalan yang terjadi hendaknya diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku serta mengedepankan etika dan kepentingan dunia pendidikan.

“Sebagai alumni, kami berharap polemik yang terjadi tidak disikapi dengan narasi yang berpotensi memperkeruh suasana dan menimbulkan kebingungan di tengah mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, maupun masyarakat luas. Setiap pihak memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, namun seluruh klaim yang disampaikan kepada publik hendaknya didasarkan pada dokumen hukum yang sah serta dapat dipertanggungjawabkan secara objektif,” ujar Edwin.

Edwin juga menyoroti adanya berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait dinamika yang terjadi di lingkungan Universitas PGRI Palembang. Menurutnya, penyampaian informasi kepada publik harus dilakukan secara proporsional agar tidak menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan mahasiswa yang saat ini sedang menjalani proses pendidikan.

Ia mengaku menyayangkan adanya pihak-pihak tertentu yang dinilai terlalu gencar menggiring polemik ke ruang publik sehingga memunculkan kekhawatiran di kalangan mahasiswa terkait dampak yang mungkin terjadi terhadap keberlangsungan aktivitas akademik di masa mendatang.

“Yang harus menjadi perhatian bersama adalah bagaimana menjaga stabilitas dan keberlangsungan proses pendidikan. Jangan sampai mahasiswa menjadi pihak yang paling dirugikan akibat polemik yang berkembang,” tegasnya.

Sebagai bagian dari keluarga besar Universitas PGRI Palembang, Edwin mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dari penyebaran informasi yang belum memiliki kepastian hukum serta menempatkan kepentingan mahasiswa, dosen, dan keberlangsungan proses pendidikan sebagai prioritas utama.

Menurutnya, penyelesaian setiap persoalan harus dilakukan melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku agar menghasilkan kepastian hukum yang jelas dan dapat diterima oleh semua pihak.

“Mari bersama-sama menjaga nama baik almamater dan menghormati setiap proses hukum yang sedang berjalan. Kepentingan mahasiswa serta keberlangsungan pendidikan harus menjadi prioritas di atas segala kepentingan lainnya,” pungkas Edwin.

Sesuai Kode Etik Jurnalistik, pemberitaan ini merupakan penyampaian pandangan dan pernyataan narasumber. Seluruh pihak yang disebut atau berkaitan dengan polemik pengelolaan Universitas PGRI Palembang memiliki hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Pers. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan hingga adanya keputusan atau ketetapan hukum yang berkekuatan tetap.

Penulis : ESB

Editor : Redaksi Berita Republik Viral