🕌 WALI KOTA PADANG LEPAS LONG MARCH PARADE TAUHID 2026: MENGGAUNGKAN SYIAR ISLAM DAN MENJAGA NILAI LUHUR ADAT

🕌 WALI KOTA PADANG LEPAS LONG MARCH PARADE TAUHID 2026: MENGGAUNGKAN SYIAR ISLAM DAN MENJAGA NILAI LUHUR ADAT

Beritarepublikviral.com //PADANG , — Di bawah naungan langit yang cerah dan angin pagi yang berhembus membawa kedamaian, Masjid Agung Nurul Iman Padang seolah tersenyum menyambut momen bersejarah. Pada Selasa pagi, 16 Juni 2026, tepat pukul 07.30 WIB, Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi melepas keberangkatan para peserta Long March Parade Tauhid 2026. Sebuah perjalanan yang bukan sekadar langkah kaki, melainkan perjalanan jiwa dalam menyebarkan cahaya keimanan dan memelihara warisan budaya.

Ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat telah berkumpul, menyatukan hati dan langkah. Perjalanan ini akan melintasi Jalan Sudirman, mengajak setiap sudut kota menyaksikan semangat kebersamaan, hingga akhirnya berlabuh di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi—tempat yang menjadi saksi bisu perpaduan ilmu, iman, dan kearifan lokal.

Pelepasan ini dilakukan secara langsung oleh Wali Kota, didampingi oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Turut hadir memperindah suasana para ulama yang menjadi penuntun jalan, tokoh masyarakat yang menjaga tali persaudaraan, serta tamu undangan dari berbagai penjuru Sumatera Barat. Semua hadir untuk merayakan datangnya Tahun Baru Islam dengan cara yang penuh makna dan keberkahan.

Agar perjalanan ini berjalan lancar dan aman, Pendekar Tapak Suci Edi Nazar beserta rombongan Pimda 044 Padang berdiri tegak menjaga jalur, didampingi pula oleh unsur Badupari Provinsi dan Kota Padang. Mereka bagaikan benteng yang kokoh, memastikan semangat syiar ini berjalan tanpa halangan, sehingga setiap langkah terasa tenang dan penuh keyakinan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Fadly Amran menegaskan tekad kuat Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan agama dan adat sebagai dua sayap yang sama-sama mengangkat kemajuan daerah. Melalui program unggulan Smart Surau dan Sinergi Nagari, nilai-nilai luhur itu diajak berjalan beriringan, bukan terpisah.

“Pemerintah melangkah berdampingan dengan ajaran agama. Lahirnya Peraturan Daerah tentang Nagari adalah bukti nyata bagaimana pembangunan tidak melupakan akar budaya. Ke depannya, kita juga akan menyelaraskan aturan ketertiban umum dengan hukum adat, agar setiap persoalan sosial dapat diselesaikan dengan pendekatan yang lembut namun tegas—melalui jalan agama, adat, dan kebijakan bersama,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Ia menambahkan bahwa tantangan zaman seperti tawuran, pergaulan bebas, dan keresahan remaja tidak dapat diselesaikan sendirian. Diperlukan tangan terjalin, hati bersatu, dan aturan yang berpijak pada kearifan. Ketika adat dan agama menjadi tiang penyangga, maka lingkungan pun akan tumbuh menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi generasi muda untuk bertumbuh.

Mengenai program Smart Surau, Fadly Amran menyampaikan rasa syukur karena kegiatan Subuh Mubarakah bagi anak-anak sekolah dasar telah berjalan rutin setiap hari. “Alhamdulillah, cahaya ilmu mulai menyentuh hati anak-anak kita. Ke depan, kita perluas jangkauannya hingga ke jenjang sekolah menengah, agar semakin banyak jiwa muda yang tumbuh kokoh dalam iman dan mengenal jati dirinya,” harapnya.

Ia berpesan agar Parade Tauhid ini senantiasa hidup dan menjadi agenda tahunan yang dinanti. “Mari kita sambut Tahun Baru Islam dengan semangat perbaikan diri. Semoga perjalanan ini menguatkan ikatan persaudaraan, menebarkan kedamaian, dan menjadikan Kota Padang sebagai wilayah yang makmur, aman, serta terus bersinar dalam keimanan dan budayanya,” pungkasnya.

Perjalanan panjang ini berakhir dengan indah. Seluruh peserta tiba di tujuan dengan langkah yang tegap, hati yang gembira, dan suasana yang tetap tertib serta damai.

Semangat yang dibawa hari ini menjadi janji: bahwa syiar Islam dan nilai adat Minangkabau akan terus bernapas, tumbuh, dan mengiringi setiap langkah kemajuan kota ini ke masa depan.(Tb Mhd Arief Hendrawan)