Berita Republik – Viral
Sangatta, 15 Juni 2026
Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti halaman Masjid Agung Al-Faruq, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta Utara, saat ratusan keluarga menyambut kepulangan jamaah haji Kabupaten Kutai Timur, Senin (15/6/2026) sore. Tangis bahagia, pelukan hangat, dan ucapan syukur mewarnai pertemuan kembali para jamaah dengan keluarga setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Sebanyak 170 jamaah haji asal Kabupaten Kutai Timur tiba dengan selamat dan disambut langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, bersama Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, serta unsur Forkopimda, tokoh agama, dan jajaran panitia penyelenggara ibadah haji daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan baik. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan keteguhan hati.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji. Kami bersyukur Bapak dan Ibu kembali dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga seluruh ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, dan panitia yang telah bekerja maksimal mendampingi jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
Sementara itu, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jamaah haji yang telah menunaikan rukun Islam kelima. Menurutnya, kepulangan jamaah haji merupakan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Kutai Timur.
“Kami keluarga besar Polres Kutai Timur mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji. Alhamdulillah Bapak dan Ibu telah kembali dengan selamat setelah menjadi tamu Allah di Tanah Suci. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan menjadikan Bapak dan Ibu sebagai haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh,” kata AKBP Fauzan Arianto.
Kapolres berharap nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Predikat haji mabrur harus tercermin dalam sikap dan perilaku setelah kembali ke tengah masyarakat. Kami berharap para jamaah dapat menjadi teladan dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Berdasarkan data panitia, jamaah haji Kabupaten Kutai Timur yang diberangkatkan pada musim haji tahun 1447 Hijriah berjumlah 172 orang. Namun dua jamaah dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, sehingga jamaah yang kembali ke Kutai Timur berjumlah 170 orang.
Rombongan jamaah tiba menggunakan lima unit bus dan langsung disambut keluarga yang telah menunggu sejak sore hari. Suasana emosional tak terhindarkan ketika para jamaah turun dari bus dan bertemu kembali dengan keluarga yang selama ini hanya dapat berkomunikasi dari jarak jauh.
Kepulangan jamaah haji tahun ini menjadi momentum penuh syukur bagi masyarakat Kutai Timur. Selain membawa kebahagiaan bagi keluarga, para jamaah diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih baik serta membawa semangat persaudaraan, kedamaian, dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
A

