Ratusan Penerima MBG di Kutim Nikmati Menu Bergizi Yang Telah Lolos Uji Kesehatan

Ratusan Penerima MBG di Kutim Nikmati Menu Bergizi Yang Telah Lolos Uji Kesehatan

Berita Republik – Viral

Sangatta, 9 Juni 2026

Komitmen menjaga kualitas Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan Polres Kutai Timur melalui Sidokkes Polres Kutim. Sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat, seluruh menu makanan terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan keamanan pangan guna memastikan makanan yang disajikan aman, sehat, dan layak dikonsumsi.

Pemeriksaan tersebut dilaksanakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kutai Timur pada Senin (8/6/2026) pagi oleh tim Sidokkes bersama unsur pengawasan internal Polres Kutim.

Menu yang diperiksa terdiri dari nasi hijau, ayam woku, tahu goreng, tumis buncis jagung muda, serta buah semangka yang disiapkan dalam beberapa kategori porsi sesuai kelompok penerima manfaat. Selain itu, tersedia pula paket makanan tambahan berupa buah apel dan susu UHT bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas melakukan uji kimiawi terhadap kandungan berbahaya seperti sianida, formalin, boraks, arsen, dan nitrit. Hasilnya menunjukkan seluruh sampel makanan dinyatakan negatif dari bahan berbahaya.

Tak hanya itu, tim juga melakukan uji organoleptik yang meliputi pemeriksaan bentuk, warna, aroma, dan rasa makanan. Seluruh indikator yang diperiksa memenuhi standar kelayakan konsumsi.

Sebanyak 433 penerima manfaat tercatat menerima program MBG pada hari itu, terdiri dari anak-anak TK, balita posyandu, guru TK, serta peserta Posyandu 3B. Seluruh sasaran yang telah ditetapkan berhasil menerima makanan sesuai jumlah yang direncanakan.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menegaskan bahwa pengawasan kualitas makanan merupakan bagian penting dari keberhasilan Program Makanan Bergizi Gratis.

“Kami tidak hanya memastikan makanan tersalurkan tepat sasaran, tetapi juga memastikan kualitas dan keamanan pangan yang diterima masyarakat. Karena yang kami jaga bukan hanya programnya, tetapi juga kesehatan para penerima manfaat, khususnya anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan terhadap makanan sebelum didistribusikan merupakan bentuk tanggung jawab bersama agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Program MBG memiliki tujuan mulia untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Oleh karena itu, setiap makanan yang disajikan harus dipastikan aman, higienis, dan memenuhi standar kesehatan. Kami ingin masyarakat menerima makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga terjamin kualitasnya,” tambah Kapolres.

Dengan hasil pemeriksaan yang menunjukkan seluruh menu layak konsumsi, Program MBG yang dikelola SPPG Polres Kutai Timur kembali menjadi bukti nyata sinergi antara pelayanan kesehatan, pengawasan internal, dan kepedulian terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Melalui pengawasan yang ketat dan berkelanjutan, Polres Kutai Timur berharap program ini dapat memberikan manfaat optimal dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah Kutai Timur.

 

Aroel Mandang