
Polres Kutim Pastikan Pasokan BBM di Teluk Pandan Aman, Kapolres: Jangan Panik dan Tetap Bijak dalam Pembelian
Kutai Timur – Polres Kutai Timur (Kutim) terus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah hukumnya guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pengecekan langsung stok BBM di sejumlah SPBU yang berada di Kecamatan Teluk Pandan, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Teluk Pandan tersebut menyasar dua SPBU, yakni SPBU Akawy di Desa Suka Rahmat dan SPBU Linda Baru di Desa Teluk Pandan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan distribusi dan ketersediaan BBM berjalan normal serta mengantisipasi potensi gangguan pasokan di lapangan.
Dari hasil pemantauan, stok BBM di kedua SPBU masih dalam kondisi aman. Di SPBU Akawy, persediaan Solar tercatat 14.436 liter, Pertalite 6.739 liter, Pertamax 5.280 liter, dan Dexlite 9.823 liter. Sementara di SPBU Linda Baru, stok Solar mencapai 14.106 liter, Pertalite 8.297 liter, Pertamax 6.953 liter, dan Dexlite 7.885 liter.
Selain memastikan stok tersedia, petugas juga melakukan koordinasi dengan pengelola SPBU terkait kelancaran distribusi dan pelayanan kepada masyarakat. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya antrean panjang maupun indikasi kelangkaan BBM di wilayah Kecamatan Teluk Pandan.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan pemantauan ketersediaan BBM merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Dari hasil pengecekan yang dilakukan jajaran Polsek Teluk Pandan, stok BBM di SPBU yang dipantau masih dalam kondisi aman dan mencukupi,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
AKBP Fauzan juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Polres Kutai Timur bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan agar distribusi tetap berjalan normal dan tidak terjadi gangguan pasokan,” jelasnya.
Menurut Kapolres, pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkala di seluruh wilayah hukum Polres Kutai Timur. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan roda perekonomian daerah.
“Dengan kondisi stok yang masih mencukupi di sejumlah SPBU, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan bakar,” pungkasnya.

