
Kota Bogor,beritarepublik-viral.com –Walikota Dedi A. Rachim didampingi Ketua Baznas Kota Bogor Subhan murtadla. Menyerahkan secara simbolis daging kurban kepada warga kampung Lembur Sawah, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan. Dalam Festival Qurban Baznas Kota Bogor dengan tema “Kurban Berkah Berdayakan Desa”
Alhamdulillah, Festival Qurban BAZNAS Kota Bogor 2026 di Mulyaharja sukses digelar! Dan disambut antusiasme yang sangat tinggi oleh warga lingkungan sekitar.
Festival Qurban Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor digelar tepatnya di Kebun Sayur Segar Baiturrahim, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, pada Kamis, 28 Mei 2026.
Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Bogor Bapak Dedie A. Rachim, M.A, Ketua Baznas Kota Bogor, Bapak Subhan Murtadla, S.Ag M.E, bersama jajaran Wakil Ketua; Bapak Romdoni, S.Ag, dan Bapak Husen As Soleh, S.Ag, M.E, perwakilan Dandim 0606 Bogor Mayor Infanteri Dwi, perwakilan Kapolresta Bogor Kompol Puji Astono, Camat Bogor Selatan Harry cahyadi S.E, M.A, serta tokoh masyarakat setempat dan warga sekitar.
Momen ini menjadi simbol semangat gotong royong sosial bersama, dalam bermasyarakat. Selain itu, kegiatan festival kurban ini merupakan bentuk kesadaran akan pentingnya arti kepedulian sosial ditengah masyarakat.
Sedangkan dari sudut pandang lain, momen penuh haru tercipta saat Wali Kota Bogor Bapak Dedie rachim menyerahkan langsung paket kurban terbaik kepada seorang nenek tangguh berusia 100 tahun, setelah sebelumnya disambut hangat lewat games interaktif bersama Ketua BAZNAS.
Kegiatan yang memasuki tahun keempat ini berlangsung meriah dengan pemotongan puluhan hewan kurban dan penyaluran daging kepada masyarakat serta sejumlah lembaga keagamaan.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
“Ini di ujung selatan Kota Bogor, tepatnya di Kampung Lembur Sawah, alhamdulillah dari Baznas memotong 49 ekor kambing. Dari tahun sebelumnya masih sekitar 30-an, berarti ada peningkatan,” ujar Dedie Rachim usai menghadiri Festival Qurban Baznas Kota Bogor tersebut.
Menurutnya, peningkatan jumlah kurban menjadi gambaran dan menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masyarakat masih tinggi meski kondisi ekonomi tengah mengalami dinamika.
Dedie juga berharap masyarakat yang saat ini menerima daging kurban nantinya dapat menjadi pihak yang ikut berkurban pada tahun-tahun mendatang.
“Abdi mah ngadoa, kasadaran berkurbanna ningkat tapi penerimana beuki sakedik. Jadi yang hari ini menerima daging kurban, tahun-tahun depan bisa berganti menjadi orang yang memberi kurban,” ucapnya.
“Tadi disampaikan oleh Ketua Baznas, bahwa di tengah kondisi situasi ekonomi yang sangat dinamis, tetapi kesadaran untuk berkurban itu semakin meningkat,” ungkapnya.
Dedie juga mengungkapkan, secara keseluruhan total hewan kurban di Kota Bogor pada Idul adha tahun ini mencapai sekitar 15.800 ekor sapi dan kambing yang dikurbankan. Ia menilai konsistensi masyarakat dalam berkurban menjadi bentuk nyata solidaritas terhadap sesama.
“Jadi patut disyukuri, bahwa kalau jumlah mungkin relatif ya, tetapi konsistensi masyarakat untuk terus memberikan kontribusi dan adanya kepedulian sosial dengan mengorbankan sapi maupun kambing, itulah bukti paling penting bahwa ternyata masyarakat itu masih sangat peduli, masih sangat sayang kepada sesama,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Dedie memberikan imbauan kepada seluruh panitia kurban agar tidak menggunakan kantong plastik kresek hitam saat membagikan daging kurban karena dinilai berbahaya bagi kesehatan.
“Jika mau membagikan potongan daging kurban, jangan menggunakan plastik kresek hitam karena bahaya. Dagingnya bisa terkontaminasi mikroplastik yang menjadi pemicu penyakit kanker,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi panitia Festival kurban Baznas di mulyaharja, yang sudah menggunakan wadah ramah lingkungan berupa bongsang atau anyaman bambu sebagai pengganti plastik. “Alhamdulillah saya melihat disini panitia sudah tertib tidak menggunakan kresek, melainkan menggunakan bongsang,”tutupnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bogor, Subhan Murtadla, menyampaikan bahwa festival qurban tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya.
“Festival qurban tahun ini yang keempat. Tadi sudah dipotong dari mulai jam 7 sebanyak 49 ekor kambing,” ujarnya.
Hasil pemotongan hewan kurban tersebut dikemas menjadi 490 kantong daging untuk masyarakat penerima manfaat. Selain itu, distribusi juga dilakukan kepada berbagai lembaga keagamaan.
“Penerima manfaat yang dicacah sebanyak 490 kantong, kemudian yang dibagikan untuk lembaga seperti DKM, yayasan dan pondok pesantren sebanyak 40 lembaga,” jelasnya.
Subhan menambahkan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah ada peningkatan kurban tahun ini. Keadaan ekonomi berarti baik dan kesadaran untuk berkurban meningkat,” pungkasnya.
Setelah membuka acara dan memberikan sambutan, Wali Kota langsung berpamitan karena adanya agenda lain.
Dengan demikian, adanya peningkatan amanah kurban untuk tahun ini, dengan terhimpunnya 490 kantong daging segar berpadu dengan hidangan kebuli lezat dari indonesian chef association (ICA) sukses didistribusikan untuk warga serta 40 lembaga keagamaan di Kota Bogor.Jazakumullah khair kepada Baznas indonesia , Pemerintah Kota Bogor, para mudhohi, dan seluruh instansi yang telah bersinergi menyukseskan syiar mulia ini. Bersama, kita bentang kebaikan!
Harapan dari kegiatan Festival kurban tersebut, dalam rangka menghadirkan semangat rasa solidaritas gotong royong sosial bersama. Mudah-mudahan dapat menjadikan keberkahan bersama dan menjadi motivasi warga agar meningkatkan lagi rasa kepedulian terhadap sesama, walaupun situasi dan kondisi ekonomi saat ini masih belum stabil tetapi tidak mengurangi kepedulian sosial masyarakat khususnya kota Bogor untuk berbagi kepada sesama, melalui ibadah kurban.( Jurnalis : Bambang Saputro,ST.,Gr)


