Peduli Dengan Kesehatan,Pemdes Sumbersari Laksanakan Kegiatan Posyandu ILP

Peduli Dengan Kesehatan,Pemdes Sumbersari Laksanakan Kegiatan Posyandu ILP

MadiunBRV, 3 Juni 2026 – Antusiasme warga terlihat dalam kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kantor Desa Sumbersari Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun pada Rabu, 3 Juni 2026. Posyandu ini menghadirkan layanan kesehatan bagi seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita hingga lansia,

 

Sejak pagi Pukul 08.00, Warga sudah berdatangan untuk mengikuti berbagai layanan kesehatan yang disediakan. Kegiatan ini dilayani oleh dua bidan dari Puskesmas Saradan dengan dukungan kader Posyandu setempat. Bidan Puskesmas Sumbersari, menjelaskan bahwa kegiatan Posyandu ILP ini menyasar puluhan warga dari berbagai kelompok usia.

“Jumlah sasarannya sekitar 35 bayi dan balita, jumlah sisanya lansianya yang ikut datang ujar Kades Sumbersari ” Isnanto S.Kep.Ners ” di sela kegiatan.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan Posyandu juga diisi dengan edukasi kepada seluruh sasaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan keluarga, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pentingnya imunisasi lengkap.

Sementara itu, bayi dan balita mendapatkan layanan pemeriksaan tumbuh kembang serta layanan lanjutan seperti pemberian obat cacing dan imunisasi sesuai jadwal.

“Kalau ibu hamil dapat pelayanan pemeriksaan ibu hamil, kalau bayi balita diperiksa dulu tumbuh kembangnya, terus sekarang ada pemberian obat cacing, lalu ada imunisasi juga jelas Kades Sumbersari ” Isnanto S.kep.Ners”

 

Adapun jenis imunisasi yang diberikan dalam kegiatan Posyandu ini meliputi DPT, Polio, Rota virus, IPV, dan PCV. Sementara itu, untuk imunisasi tertentu seperti BCG dan campak akan dilaksanakan dalam kegiatan tersendiri di fasilitas kesehatan.

“Di Posyandu ini imunisasi yang diberikan ada DPT, Polio, Rota virus, IPV, dan PCV. Kalau misalnya seperti BCG dan campak, nanti di akhir kegiatan saya gabung menjadi satu kegiatan di Pustu,” tambahnya.

 

Bidan Desa sumbersari menambahkan bahwa apabila terdapat sasaran yang tidak hadir dalam kegiatan Posyandu, petugas kesehatan bersama kader akan melakukan kunjungan ke rumah warga.

“Kalau ada sasaran yang tidak datang, nanti akan kami kunjungi ke rumahnya,” ujarnya.

 

Kader Posyandu setempat turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari proses pendaftaran, penimbangan balita hingga pendampingan saat penyuluhan kesehatan. Kehadiran kader menjadi salah satu kunci penting dalam menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui kegiatan Posyandu ILP ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Selain memudahkan akses layanan kesehatan, Posyandu juga menjadi sarana edukasi yang membantu warga menjaga kesehatan keluarga dari masa kehamilan hingga usia lanjut. (Hizkia)