Operasi Patuh 2026 Dimulai Tanggal 8 Juni, Pelanggar Siap Ditindak ETLE

Operasi Patuh 2026 Dimulai Tanggal 8 Juni, Pelanggar Siap Ditindak ETLE

Berita Republik – Viral

Kutai Timur, 2 Juni 2026

Kepolisian Republik Indonesia akan menggelar Operasi Patuh 2026 secara serentak di seluruh Indonesia mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi yang berlangsung selama 14 hari tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Operasi Patuh 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Berkeselamatan Menjelang Pelaksanaan Hari Bhayangkara Tahun 2026. Fokus utama operasi yakni menekan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, hingga fatalitas korban di jalan raya.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa pelaksanaan operasi tahun ini akan lebih mengedepankan langkah edukatif, persuasif, dan humanis, namun tetap dibarengi penegakan hukum melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Operasi Patuh 2026 bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di jalan. Kami mengimbau seluruh masyarakat Kutai Timur untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

Ia menambahkan, pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal akan menjadi perhatian utama petugas selama operasi berlangsung. Di antaranya pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, hingga kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Selain itu, Polres Kutai Timur juga akan mengoptimalkan pengawasan melalui ETLE dan patroli di sejumlah titik rawan pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

“Penegakan hukum melalui ETLE akan terus dimaksimalkan. Namun yang paling penting adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat bahwa tertib berlalu lintas merupakan kebutuhan untuk keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tambahnya.

Dalam operasi tersebut, jajaran kepolisian juga akan bersinergi dengan instansi terkait untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif menjelang Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Kapolres Kutim turut mengajak masyarakat untuk menjadikan Operasi Patuh 2026 sebagai momentum meningkatkan budaya tertib berlalu lintas.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya tertib saat ada operasi, tetapi menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai budaya sehari-hari,” tutup AKBP Fauzan Arianto.

 

Aroel Mandang