LSM DPADKB Siapkan Program Pengembangan SDM untuk Dukung Kemajuan Kalimantan Timur

LSM DPADKB Siapkan Program Pengembangan SDM untuk Dukung Kemajuan Kalimantan Timur

SAMARINDA – Dalam upaya mendukung percepatan pembangunan daerah, LSM DPADKB ( Dewan pertahanan adat Dayak kutai Banjar Nusantara ) menggelar rapat internal Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kalimantan Timur pada 1 Juni 2026 di King Cafe, kawasan Lembuswana;Samarinda.

Pertemuan tersebut membahas langkah strategis organisasi dalam mendorong terwujudnya Kalimantan Timur yang maju, sejahtera, dan berdaya saing melalui penguatan kualitas sumber daya manusia serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

  • Rapat yang berlangsung secara terbatas itu menghasilkan sejumlah kesepahaman terkait arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan. Fokus utama yang dibahas adalah bagaimana mempersiapkan SDM yang unggul untuk menghadapi transformasi ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Dalam pembahasannya, peserta rapat menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, organisasi berkomitmen mendorong terciptanya SDM yang cerdas, berintegritas, memiliki kompetensi yang memadai, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan budaya lokal sebagai bagian dari identitas masyarakat Kalimantan Timur.

Selain penguatan SDM, rapat juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sektor hilirisasi sumber daya alam dan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas yang berbasis kerakyatan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, memperluas lapangan pekerjaan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat di berbagai daerah.

Pengembangan sektor pariwisata dan pemanfaatan kearifan lokal juga menjadi bagian penting dalam strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Potensi wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif dinilai memiliki prospek besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat identitas daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Di bidang pembangunan infrastruktur, LSM DPADKB Nusantara menilai bahwa penyediaan sarana dan prasarana publik yang berkualitas, merata, adil, dan berwawasan lingkungan merupakan faktor penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, organisasi berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas.

Sementara itu, penguatan karakter dan pelestarian budaya lokal juga menjadi perhatian utama. Menurut peserta rapat, kemajuan pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga nilai-nilai budaya daerah agar tetap lestari dan menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Sebagai tindak lanjut dari hasil rapat tersebut, LSM DPADKB Nusantara berencana menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam berbagai program yang sejalan dengan visi pembangunan daerah. Melalui sinergi tersebut, organisasi berharap dapat berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di berbagai sektor

Setelah terjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi, LSM DPADKB Nusantara juga akan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari kalangan akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, maupun lembaga terkait lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai program yang telah dirancang demi kemajuan Kalimantan Timur di masa mendatang.
LSM DPADKB Nusantara dipimpin oleh Ketua H. Muhammad Yaya Ubay, SH., M.Hum. Sedangkan pelaksanaan program percontohan (pilot project) akan diketuai oleh Dadang Mukhrim, SE., M.Si. Rapat kecil yang berlangsung di King Cafe Lembuswana Samarinda tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun strategi pembangunan berbasis sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan di Kalimantan Timur, ujar Ketua H. Muhammad Yaya Ubay, SH., M.Hum., didampingi Ketua Pilot Project Dadang Mukhrim, SE., M.Si.