Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polsek Sangkulirang bersama unsur Forkopimcam melakukan pengecekan bahan pokok penting (bapokting), monitoring SPBU, serta distribusi LPG di wilayah Kecamatan Sangkulirang, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pangan, kestabilan harga, serta mencegah potensi penimbunan menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat hari besar keagamaan.
Pengecekan dilakukan di Pasar Tradisional Pagi Sangkulirang, agen LPG subsidi, hingga SPBU di wilayah Sangkulirang dengan melibatkan unsur kecamatan, TNI, Dishub, Satpol PP, hingga UPT pasar.
Dari hasil monitoring, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, terutama cabai, ikan, daging impor, serta beberapa jenis sayuran. Meski demikian, aparat memastikan kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan stok kebutuhan masyarakat tetap tersedia.
Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif guna memastikan situasi ekonomi masyarakat tetap stabil menjelang Idul Adha.
“Kami ingin memastikan distribusi bahan pokok, LPG, maupun BBM tetap aman dan lancar sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan menjelang Hari Raya Idul Adha. Selain itu, kami juga mengantisipasi adanya potensi penimbunan ataupun permainan harga,” ujar IPTU Erik Bastian.
Dalam pengecekan itu, harga cabai merah tercatat mengalami kenaikan dari Rp50 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram, sementara ikan bandeng dan tongkol naik sekitar Rp10 ribu per kilogram. Sedangkan harga LPG subsidi 3 kilogram di tingkat pangkalan masih berada sesuai HET yakni Rp29 ribu per tabung.
Selain memantau harga kebutuhan pokok, petugas juga memastikan stok BBM di SPBU tetap aman dan distribusi berjalan normal tanpa antrean panjang maupun kelangkaan.
IPTU Erik menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan rutin bersama instansi terkait guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Adha.
“Secara umum situasi masih aman dan terkendali. Stok kebutuhan pokok mencukupi, distribusi BBM lancar, dan belum ditemukan adanya gangguan signifikan di lapangan,” tegasnya.
Menanggapi kegiatan tersebut Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto turut mengatakan pengawasan terhadap kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari besar keagamaan merupakan bagian dari upaya Polri menjaga stabilitas kamtibmas dan ketahanan ekonomi masyarakat.
“Menjelang Idul Adha, kami ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan aman dan nyaman tanpa adanya keresahan akibat lonjakan harga maupun kelangkaan barang. Karena itu, jajaran Polres Kutai Timur bersama instansi terkait terus melakukan monitoring secara langsung di lapangan,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Kapolres AKBP Fauzan juga menekankan Polres Kutim akan menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan, penyalahgunaan distribusi BBM maupun LPG subsidi, serta tindakan yang merugikan masyarakat.
“Kami selalu hadir untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar, harga terkendali, dan masyarakat terlindungi dari praktik-praktik yang dapat mengganggu stabilitas kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Adha,” tutupnya.