Curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Kutai Timur dalam beberapa hari terakhir membuat sejumlah daerah rawan banjir mulai mengalami peningkatan debit air.
Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor, Senin (25/05/2026).
AKBP Fauzan Arianto mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran Polres Kutim dan polsek wilayah untuk melakukan patroli serta monitoring di titik-titik rawan banjir, terutama kawasan bantaran sungai dan permukiman yang kerap terdampak saat curah hujan tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. Terutama warga yang tinggal di bantaran sungai maupun daerah rendah agar terus memantau kondisi lingkungan sekitar,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Selain itu, AKBP Fauzan meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat kepolisian maupun instansi terkait apabila terjadi kenaikan debit air yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan saluran drainase di lingkungan masing-masing tidak tersumbat sampah guna meminimalisir genangan air saat hujan deras terjadi.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan karena dapat memperparah risiko banjir,” ajaknya.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Kutim bersama instansi terkait siap siaga melakukan langkah cepat apabila terjadi bencana maupun kondisi darurat akibat cuaca ekstrem.
“Personel kami sudah kami siagakan untuk melakukan patroli, evakuasi, maupun bantuan kepada masyarakat apabila sewaktu-waktu terjadi banjir. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Selain banjir, masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi pohon tumbang, jalan licin, dan gangguan lalu lintas akibat hujan deras yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan dampak bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah Kutai Timur dapat diminimalisir dan situasi tetap aman serta kondusif.