Laporan wartawan BR-V.com: Irsof
JAKARTA – Suasana haru bercampur syukur menyelimuti warga Jalan Kembang Kencana RT 005 RW 002, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, pada Jumat (8/5/2026). Hari tersebut menjadi momen bersejarah bagi masyarakat setempat dengan diresmikannya Mushola Baitul Amanah, sebuah sarana ibadah baru yang dibangun atas semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga sekitar, tokoh agama, hingga jajaran pemerintah. Tampak hadir Camat Kembangan, Joko Supriono, Lurah Meruya Utara, Agus Setiawan, Ketua RW 02 (Purn) Mayor Misan, Ketua RT 05 Nijan, serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan panitia pembangunan.
Apresiasi Pemerintah Terhadap Semangat Gotong Royong
Dalam sambutannya, Camat Kembangan Joko Supriono menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif warga dan para donatur yang telah berupaya mewujudkan fasilitas ibadah ini. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam melengkapi sarana keagamaan di tengah perkembangan wilayah Jakarta Barat.
“Kami dari pemerintah mengucapkan terima kasih atas hadirnya fasilitas ibadah ini untuk warga RW 02. Kami doakan bersama semoga Bapak H. Azhar dan seluruh donatur diberikan kesehatan, dilimpahkan rezeki, dan apa yang dilakukan menjadi amal jariyah yang dibalas dengan kebaikan oleh Allah SWT,” ujar Joko Supriono.
Camat Joko juga berpesan agar mushola yang baru saja berdiri ini tidak hanya dirawat secara fisik, tetapi juga dimakmurkan dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang dapat mempererat ukhuwah antarwarga.
Perjuangan Pengadaan Lahan dan Pembangunan
Ketua Panitia Pembangunan dan Pendanaan Mushola, H. Azhar, mengungkapkan rasa syukurnya karena proses pembangunan akhirnya dapat terselesaikan dengan baik. Ia menceritakan bahwa pengadaan lahan untuk mushola ini tidaklah mudah, mengingat lokasi strategis di kawasan Meruya Utara memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
“Alhamdulillah saya mendapat lokasi ini meskipun harganya sangat tinggi. Dengan niat baik dan pendekatan persuasif kepada pemilik lahan, akhirnya lokasi seluas 106 meter persegi berikut akses jalannya bisa didapatkan,” cerita H. Azhar.
H. Azhar juga memberikan penghargaan khusus kepada keluarga ahli waris almarhum H. Iran sebagai pewakaf lahan, serta kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Ketua DKM H. Nipin, tokoh masyarakat H. Rohama, Muhammad Kembar, dan warga yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dana.
Rangkaian Acara Sarat Nilai Sosial
Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita, penyerahan kunci simbolis, dan penandatanganan prasasti oleh Camat Joko Supriono didampingi tokoh masyarakat. Suasana semakin meriah dengan lantunan sholawat dari tim marawis Baitul Amanah yang disambut antusias oleh ratusan warga yang hadir.
Tidak hanya sekadar seremoni, acara ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan piatu di lingkungan sekitar. Langkah ini menunjukkan bahwa kehadiran Mushola Baitul Amanah diharapkan tidak hanya menjadi tempat sujud, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh H. Nipin, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama. Kehadiran Mushola Baitul Amanah kini menjadi simbol persatuan dan kemajuan spiritual bagi warga Meruya Utara, menjawab kebutuhan akan tempat ibadah yang nyaman, strategis, dan memadai di tengah padatnya permukiman.


