Warisan Lisan Yang Berjalan: Mengundang Masyarakat Indonesia Menggores Jejak Karakter

Warisan Lisan Yang Berjalan: Mengundang Masyarakat Indonesia Menggores Jejak Karakter

Beritarepublikviral.com// Jakarta, – Sejak zaman dahulu kala, angin telah berhembus membawa bisikan-bisikan bijak dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kisah-kisah itu tidak sekadar rangkaian kata; mereka adalah jiwa yang hidup, memeluk ingatan, dan menuntun langkah peradaban. Kini, saatnya kita memeluk kembali warisan tersebut melalui Gerakan Nasional Cerita Rakyat Berkarakter Berbudaya, sebuah panggilan hati dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc.untuk menjaga agar tradisi lisan Nusantara tidak pernah padam ditelan zaman.

Di balik setiap alur cerita, tersembunyi kekuatan magis yang mampu membentuk karakter, menenangkan emosi, dan menumbuhkan kecerdasan. Ilmu pengetahuan pun membuktikan bahwa bercerita adalah nutrisi terbaik bagi perkembangan pikiran dan jiwa manusia sejak dini. Oleh karena itu, gerakan ini hadir bukan sekadar sebagai kompetisi, melainkan sebuah perayaan akan kekayaan budaya yang membentuk jati diri bangsa.

πŸ“… WAKTU YANG DINANTI

Jemputlah kesempatan emas ini sebelum ia berlalu:

– Pendaftaran: Terbuka lebar secara gratis mulai tanggal 20 April – 20 Mei 2026.
– Pengumuman Pemenang: 29 Mei 2026.
– Malam Penganugerahan: Awal Juni 2026, sebuah malam penghormatan bagi para penjaga cerita.

πŸ‘₯ RUANG YANG TERBUKA UNTUK SEMUA

Cerita rakyat tidak mengenal sekat, ia mengalir bebas menyentuh setiap hati. Program ini membuka pintu selebar-lebarnya bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dengan semangat inklusivitas yang tinggiβ€”termasuk bagi penyandang disabilitas, Anak Berhadapan dengan Hukum, dan anak putus sekolah.

Siapapun Anda, Anda dipersilakan hadir:

– Anak-anak (9–12 tahun) – Masa di mana imajinasi mulai mekar.
– Remaja (13–18 tahun) – Masa pencarian jati diri.
– Orang Tua – Penjaga nilai dan tradisi.
– Pendidik – Jembatan ilmu dan budaya.
– Mahasiswa & Masyarakat Umum – Pelanjut estafet peradaban.

πŸ§‘β€πŸ« PARA PENJAGA KEMURNIAN CERITA

Untuk memastikan setiap kisah dinilai dengan hati dan kebijaksanaan, hadirlah 6 maestro pendongeng dan budayawan ternama yang akan menjadi penuntun dan penilai. Mereka adalah Kak Heru, Kak Budi Baik Budi, Kak Rona Mentari, Kak Ojan, Kak Awam Prakoso, dan Kak Agus Fatah. Di tangan merekalah, setiap cerita akan menemukan nilai sejatinya.

πŸ“ CARA MENGIRIMKAN SUARA HATI

Tuangkanlah kisah yang menyimpan nilai luhur, legenda, atau kearifan lokal yang Anda miliki. Biarkan karya Anda berbicara tentang kebaikan, karakter, dan keindahan budaya.

– Tempat Pendaftaran: Silakan kunjungi www.gerakancerita.com.
– Waktu Pengiriman: Mulai 20 April hingga 20 Mei 2026.
– Jiwa Karya: Angkatlah tema cerita rakyat yang memancarkan nilai positif dan disampaikan dengan gaya yang memukau sesuai usia dan karakter Anda.

Mari jadikan suara kita sebagai jembatan masa lalu dan masa depan. Mari bercerita, agar budaya kita terus bernapas dan berjiwa.

Informasi lengkap dan panduan resmi dapat Anda temukan di situs web www.gerakancerita.com.
Humas Panitia
Gerakan Nasional Cerita Rakyat Berkarakter Berbudaya.(Tb Mhd Arief Hendrawan)