Musrenbang RKPK 2027, Pemkab Aceh Singkil Fokus pada Peningkatan Konektivitas dan Penurunan Kemiskinan

Musrenbang RKPK 2027, Pemkab Aceh Singkil Fokus pada Peningkatan Konektivitas dan Penurunan Kemiskinan

Beritarepublikviral.com//Aceh Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil secara resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Tahun 2027. Forum ini mengusung tema “Peningkatan Infrastruktur dan Konektivitas Mewujudkan Aceh Singkil Makmur dan Berdaya Saing”.

Kegiatan ini bertempat di Gedung Bappeda Aceh Singkil, Selasa (21/4/2026)dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, ketua Mahkamah Syariah,para kepala perangkat daerah, camat, tokoh masyarakat, serta perwakilan akademisi.

Musrenbang RKPK merupakan tahapan krusial dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah, sekaligus menampung masukan guna menyempurnakan rancangan awal RKPK tahun 2027.

Penyusunan RKPK 2027 mencakup pada beberapa poin kebutuhan mendasar masyarakat, antara lain: Infrastruktur, pendidikan, Kesehatan serta mitigasi bencana.Pengentasan kemiskinan juga salah satu poin utama dalam pembahasan

Dalam sambutannya Bupati Aceh Singkil,H.Sapriadi Oyon, S.H.menyatakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

“Kita ingin pertumbuhan ekonomi di Aceh Singkil tidak hanya tinggi secara angka, tapi berkualitas dan dirasakan langsung oleh masyarakat bawah,” ujarnya.

Penyusunan RKPK tahun 2027 mencakup beberapa poin kebutuhan mendasar pada masyarakat diantaranya : Pemberdayaan UMKM dan Ekonomi Lokal: Fokus pada pengembangan UMKM berbasis potensi desa untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan rumah tangga miskin.

Infrastruktur Dasar: Sinkronisasi pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk membuka aksesibilitas agar akses ekonomi lebih mudah.

Kualitas SDM: Peningkatan layanan kesehatan (khususnya penanganan stunting) dan pendidikan untuk memutus rantai kemiskinan antar-generasi.

Lebih lanjut Oyon menyebut, angka kemiskinan Aceh Singkil pada 2025 yang mencapai 17,07 persen tertinggi di Provinsi Aceh. Kondisi harus menjadi dasar pembenahan kebijakan pembangunan Aceh Singkil.

Ia juga meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk merumuskan langkah inovatif yang terukur, transparan, dan akuntabel. Musrenbang ini harus menghasilkan rencana kerja yang benar-benar memprioritaskan kebutuhan rakyat.

 

Ditulis oleh : Joni