Jember Selatan Bersatu, Gelombang Perlawanan Masyarakat terhadap Imasco Menguat

Jember Selatan Bersatu, Gelombang Perlawanan Masyarakat terhadap Imasco Menguat

Brv.com||Jember – Gelombang penolakan terhadap keberadaan PT Imasco Asiatic di wilayah Jember Selatan kian menguat. Sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari warga lokal, tokoh masyarakat, hingga aktivis lingkungan menyatakan sikap bersatu untuk melawan aktivitas perusahaan yang dinilai merugikan lingkungan dan kehidupan sosial warga.(20/4/2026)

Aksi solidaritas ini muncul sebagai bentuk keresahan yang telah lama dirasakan masyarakat. Mereka menilai operasional perusahaan berdampak pada kerusakan lingkungan, mulai dari pencemaran udara, gangguan kesehatan, hingga potensi kerusakan ekosistem di sekitar kawasan tersebut.

Dalam pernyataannya, perwakilan warga Jember Selatan menegaskan bahwa perjuangan ini bukan sekadar penolakan, melainkan upaya mempertahankan hak hidup yang layak dan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.

“Kami tidak menolak investasi, tapi kami menolak jika keberadaan perusahaan justru merusak lingkungan dan mengancam kehidupan masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam aksi tersebut.

Selain itu, masyarakat juga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk tidak tutup mata terhadap persoalan ini. Mereka meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional PT Imasco Asiatic serta transparansi dalam proses pengawasan lingkungan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait tuntutan masyarakat tersebut. Namun, tekanan publik yang terus meningkat diperkirakan akan mendorong adanya langkah konkret dari pihak berwenang.

Aksi persatuan warga Jember Selatan ini menjadi sinyal kuat bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup semakin tinggi.

Mereka berharap suara yang disuarakan secara kolektif ini dapat menjadi perhatian serius bagi semua pihak, demi terciptanya keadilan dan keberlanjutan lingkungan di wilayah Jember.(red)