🚀🤝 Menggelar Sayap Pertumbuhan: Sumbar Gandeng DANANTARA Dan BUMN Percepat Investasi

🚀🤝 Menggelar Sayap Pertumbuhan: Sumbar Gandeng DANANTARA Dan BUMN Percepat Investasi

Beritarepublikviral.com//Padang, – Di ruang rapat Kantor BP BUMN, Rabu (15/4/2026), sebuah komitmen besar terjalin erat. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama para kepala daerah se-Sumbar, duduk bersanding dengan Chief Operating Officer (COO) Danantara merangkap Kepala BP BUMN, Dony Oskaria.

Pertemuan ini bukan sekadar silaturrahmi, melainkan upaya menyatukan kekuatan untuk memacu laju ekonomi Ranah Minang, memastikan investasi dan infrastruktur tidak lagi berjalan lambat, melainkan melesat maju.

💡 Investasi Harus Hidup dan Menyehatkan

Dony Oskaria membuka diskusi dengan pandangan yang tajam. Baginya, denyut nadi ekonomi Sumbar sangat bergantung pada seberapa besar investasi yang berani masuk.

“Investasi adalah darah yang mengalir memacu pertumbuhan. Sayangnya, saat ini aliran itu belum sepenuhnya deras menuju sektor-sektor produktif. Kita tidak boleh membiarkan Sumbar tertinggal dalam perputaran roda ekonomi regional,” tegasnya.

Dony menekankan, investasi yang didatangkan haruslah padat karya, bukan sekadar padat modal. Ia harus hadir bukan hanya di atas kertas, tapi benar-benar membuka lapangan kerja, menguatkan daya beli masyarakat, dan membiayai kehidupan daerah.

“Hilirisasi, infrastruktur, dan kepastian hukum adalah kuncinya. Jika ini diabaikan, ekonomi berpotensi mandek. Dan yang terpenting: manfaatnya harus tetap beredar di sini. Tenaga kerja lokal harus terlibat, badan usaha harus berakar di Sumbar, agar kekayaan tidak lari ke luar,” serunya.

Sumbar dinilai menyimpan harta karun yang luar biasa—mulai dari hilirisasi kelapa dan gambir, wisata yang memikat, hingga kuliner yang mendunia—semua siap dipersembahkan bagi siapa yang mau menanam kebaikan.

🛣️ Infrastruktur Sebagai Kunci Pembuka

Di sisi lain, Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyampaikan harapan besarnya. Ia memaparkan peta jalan pembangunan yang telah disusun rapi, memohon sentuhan kekuatan dari Danantara dan BUMN agar mimpi-mimpi itu segera menjadi nyata.

Beberapa proyek yang kini sedang “bernapas” dan terus didorong antara lain: pengembangan energi panas bumi, megaproyek Jalan Tol Sicincin–Pangkalan, Fly Over Sitinjau Lauik, hingga pemulihan infrastruktur di Lembah Anai.

Namun, ada juga yang masih “menahan langkah”. Seperti pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang yang masih terkendala anggaran.

“Untuk memecahkan kendala ini, kami membutuhkan bahu kuat Danantara agar pembangunan bisa segera dilanjutkan,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, deretan rencana masa depan pun telah menanti: Visi Sumbar Hijau, kebangkitan jalur kereta api, pengembangan KEK Mentawai dan Mandeh, hingga pelebaran jalan penghubung Bukittinggi–Payakumbuh.

“Jika seluruh strategi ini bisa kita selesaikan bersama, maka pintu investasi akan terbuka lebar, dan ekonomi Sumbar pasti akan melambung lebih tinggi,” yakinnya.

🤲 Harapan untuk Sinergi Abadi

Mahyeldi berpesan, persatuan antara pemerintah daerah, Danantara, dan BUMN adalah kekuatan tak terhentikan. Dengan tangan yang saling bergandengan, segala tantangan pasti bisa dilampaui.

Acara ini diperkaya dengan kehadiran para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang siap menjadi ujung tombak eksekusi, antara lain:
Zefnihan (Bappeda), Ardiansyah (Dinas Perkimtan), Luhur Budianda (DPMPTSP), Armi (Dinas BMCKTR), Nolly Eka Mardianto (Biro Adpim), dan Aschari (Badan Penghubung). (Tb Mhd Arief Hendrawan)