๐Ÿ›ก๏ธ๐Ÿ”ฅ Membentengi Moral: LKAAM SUMBAR Serukan Hukum Adat Basmi Penyakit Masyarakat

๐Ÿ›ก๏ธ๐Ÿ”ฅ Membentengi Moral: LKAAM SUMBAR Serukan Hukum Adat Basmi Penyakit Masyarakat

Beritarepublikviral.com//SIMPANG EMPAT, โ€“ Di tengah angin perubahan yang mulai mengikis tatanan moral kehidupan manusia, suara adat kembali bergema lantang. Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Prof.Dr.H. Fauzi Bahar,M.Si Dt. Sati, menyerukan peringatan keras, agar ninik mamak kembali memegang kendali. Mereka diminta bangkit membenahi moral agama yang mulai rapuh, menangkis bahaya LGBT, pergaulan bebas, hingga tawuran yang kini meresahkan ranah Minang.

Hal ini disampaikannya dalam suasana Halal Bi Halal bersama pengurus LKAAM Pasaman Barat di Resto Latifa, Jalan 32 Simpang Empat, Kamis, (16/4/2026).
“Hati kita pedih melihat realita ini. Sumatera Barat kini masuk dalam lima besar kasus LGBT tertinggi di Indonesia. Ini bukan sekadar angka, ini adalah luka bagi budaya kita. Sudah saatnya ninik mamak memeluk erat dan mengawasi ketat anak kemenakan agar tidak tersesat,” ujar Fauzi Bahar dengan nada tegas.

Ia menegaskan, jika garda terdepan adat ini bekerja maksimal, maka beban pemerintah dan penegak hukum akan jauh lebih ringan. Karena akar masalahnya diselesaikan sejak dari rumah dan dari lingkungan sendiri.

โš–๏ธ Hukum Adat Menjadi Jaring Pengaman

Fauzi Bahar menyoroti bahwa, berbagai penyakit masyarakat mulai dari narkoba, perkelahian, hingga perilaku menyimpang sudah merambat masuk hingga ke pelosok desa, termasuk di Pasaman Barat.

Untuk itu, ia meminta kepala daerah se-Sumbar agar mengalokasikan anggaran dalam APBD guna memperkuat gerakan pembinaan ini, dan bersinergi erat dengan LKAAM di daerah masing-masing.

Lebih jauh, LKAAM Sumbar siap menggelar “Pidana Adat” sebagai payung pelindung moral. Aturan ini dibuat untuk menjerat apa yang mungkin luput dari mata hukum negara.
“Apa yang tidak tersentuh hukum positif, akan kita jaring dengan hukum adat. Mulai dari ucapan kotor (bacaruik) di media sosial hingga perilaku menyimpang, semuanya punya aturan mainnya. Tujuannya agar pelaku benar-benar jera dan insyaf,” tegasnya.

๐Ÿคฒ Kembali pada Filosofi Luhur

Himbauan ini adalah ajakan untuk bersatu. Fauzi Bahar meminta seluruh pemangku adat memadukan kekuatan, kembali menanamkan nilai-nilai luhur dalam diri anak kemenakan.
“Mari kita tegakkan kembali prinsip suci: Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, Syarak Mangato Adat Memakai. Jadikan ini sebagai kompas agar kita tidak kehilangan arah,” pungkasnya.

Seruan yang senada bergema dari Ketua LKAAM Pasaman Barat, Drs.H. Baharuddin R. MM.Tuo Malin. Ia meminta seluruh ninik mamak di bumi Pasaman Barat untuk kompak, menjalankan fungsi adat dengan sepenuh hati, dan menjadi ayah bagi seluruh anak kemenakan.

Turut hadir menyemarakkan acara Halal Bi Halal:
Ketua Harian LKAAM Pasaman Barat Khaidir Dt.Tan Kabasaran, Sekretaris
H.Anwar, SH. Dt. Bandaro, Bendahara Edi Warman Dt. Rajo Alam, serta para kepala bidang.

Sementara dari rombongan LKAAM Sumbar turut mendampingi Ketua Harian I Dr.Amril Amir,M.Pd Dt. Lelo Basa dan Sekretaris Drs.M. Natsir Dt. Sampono Batuah. (Tb Mhd Arief Hendrawan)