BR-V || Sumenep – Aksi penjambretan dengan modus menanyakan alamat kembali terjadi di Kabupaten Sumenep. Kali ini, seorang lansia di Kecamatan Guluk-Guluk menjadi korban setelah kalung emas yang dikenakannya dirampas pelaku yang berpura-pura meminta petunjuk jalan.
Korban diketahui berinisial M (65), warga Dusun Brumbung, Desa Batuampar, Kecamatan Guluk-Guluk. Peristiwa itu terjadi pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB saat korban hendak menuju sungai untuk mencuci.
Saat berada di perjalanan, korban dihampiri seorang pria tak dikenal yang tampak kebingungan dan berpura-pura menanyakan alamat. Namun, di balik aksinya itu, pelaku ternyata sudah menyiapkan niat jahat.
Begitu korban lengah, pelaku dengan cepat menarik kalung emas yang dikenakan korban, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Korban yang terkejut langsung berteriak meminta pertolongan. Sejumlah warga yang mendengar teriakan korban sempat berupaya mengejar pelaku. Namun, pelaku berhasil kabur dari lokasi kejadian. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp70 juta.
Kasus ini kemudian ditangani jajaran Polsek Guluk-Guluk. Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan bergerak cepat melakukan penangkapan.
Tersangka berinisial H (35), warga Kecamatan Pagantenan, Kabupaten Pamekasan, akhirnya berhasil diamankan di rumahnya tanpa perlawanan.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya rekaman CCTV, nota pembelian emas, dan sepeda motor yang digunakan saat menjalankan aksi penjambretan.
Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberantas segala bentuk kriminalitas yang meresahkan masyarakat.
“Keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumenep dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk tindak kriminalitas, khususnya kejahatan dengan kekerasan yang meresahkan warga,” tegas AKBP Anang Hardiyanto.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan yang kerap diawali dengan interaksi sederhana, seperti berpura-pura menanyakan alamat atau meminta bantuan.
“Saya mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungannya,” tambahnya.
Saat ini, tersangka telah diamankan di Polsek Guluk-Guluk dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan situasi keamanan di wilayah tersebut tetap dalam keadaan kondusif.


