BeritaRepublikViral.com || GRESIK Suasana penuh kebersamaan dan nuansa religius terasa kental dalam kegiatan Gebyar Kue Pasung & Tabligh Akbar yang digelar di Desa Drancang, Jumat (3/4/2026). Acara tahunan ini diikuti oleh sekitar 9 RT, mulai dari RT 03 hingga RT 11, dengan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya leluhur yang terus dijaga oleh warga. Sekitar 800 paket kue pasung dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket dikemas dalam satu mika yang berisi dua kue pasung, sehingga menambah semarak kebersamaan di tengah warga.
Rangkaian acara diawali dengan arak-arakan tumpeng pasung yang berlangsung meriah. Iringan hadroh yang dipimpin oleh Bapak Sumantri turut menghidupkan suasana, diikuti dengan prosesi pemotongan pita oleh Kepala Desa Drancang, Nastain, sebagai tanda resmi dimulainya kegiatan.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Drancang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara tahunan tersebut dalam keadaan sehat wal afiat. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya.
“Bersyukur kita dapat melaksanakan acara tahunan gebyar pasung ini dalam keadaan sehat wal afiat. Khususnya untuk warga Drancang, saya mengucapkan banyak terima kasih karena acara ini dari tahun ke tahun semakin meriah dan penuh inovasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan bagian dari upaya melestarikan budaya nenek moyang. Tradisi Riyoyo Pasung diharapkan tidak ditinggalkan oleh generasi penerus, khususnya warga Drancang.
“Riyoyo pasung ini jangan sampai ditinggalkan, khususnya warga Drancang. Menurut cerita nenek moyang, tradisi ini dilaksanakan agar suasana menjadi adem, hati masyarakat tenteram, dan kehidupan menjadi harmonis,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia berharap melalui pelaksanaan tradisi ini, masyarakat dapat memperoleh berkah, baik dari segi kesehatan, umur panjang, maupun rezeki.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah Kyai Aris Yoyok, S.Pd.I, serta diiringi oleh hadrah Gandrung Toha Gresik. Kehadiran masyarakat dari dalam maupun luar desa semakin menambah khidmat dan semarak kegiatan tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Gebyar Kue Pasung di Desa Drancang diharapkan terus menjadi tradisi yang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.


