Menhub Tinjau Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak Dini Hari, Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi H-4

Menhub Tinjau Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak Dini Hari, Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi H-4

Laporan wartawan Berita Republik Viral.com: Irpan Sofyan

Cilegon,Banten — Menjelang Lebaran H-4, Dudy Purwagandhi meninjau langsung kondisi arus mudik di Terminal Eksekutif Sosoro Mall, Rabu dini hari (18/3/2026) sekitar pukul 01.25 WIB. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional penyeberangan sekaligus memantau pergerakan pemudik yang menuju Pulau Sumatra melalui pelabuhan tersibuk di jalur Jawa–Sumatra tersebut.

Dalam doorstop bersama awak media di kawasan Sosoro Mall Terminal Eksekutif Merak, Dudy menyampaikan bahwa puncak arus mudik di kawasan Pelabuhan Merak diprediksi terjadi pada Rabu malam. Meski volume kendaraan terus meningkat, arus kendaraan menuju pelabuhan hingga dini hari masih terpantau lancar tanpa antrean panjang.

Berdasarkan data sementara, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB tercatat sekitar 12.680 kendaraan telah menyeberang dari Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Jika digabungkan dengan data reservasi tiket, jumlah kendaraan yang telah melakukan pemesanan diperkirakan mencapai sekitar 13 ribu unit.

“Memang sesuai dengan prediksi kami bahwa malam ini adalah malam puncak dari pergerakan masyarakat di Merak. Dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam sekitar 12.680 kendaraan sudah menyeberang, dan jika diakumulasi dengan reservasi sampai hari ini sudah sekitar 13 ribu kendaraan,” ujar Dudy.

Meski terjadi peningkatan jumlah kendaraan, kondisi operasional di pelabuhan masih terkendali. Arus kendaraan terlihat terus bergerak dan tidak terjadi antrean panjang di area pelabuhan. Kantong parkir sementara di kawasan Indah Kiat yang sebelumnya sempat digunakan untuk menampung kendaraan bahkan telah kembali kosong karena kendaraan cepat terangkut ke kapal.

Kelancaran arus mudik ini tidak lepas dari koordinasi intensif antara PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kepolisian, serta Kementerian Perhubungan dalam pengaturan lalu lintas dan operasional penyeberangan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menjelaskan bahwa salah satu strategi yang diterapkan adalah pembagian jenis kendaraan berdasarkan pelabuhan keberangkatan.

Pelabuhan Merak difokuskan untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi, serta bus. Sementara kendaraan logistik dialihkan ke pelabuhan lain. Pelabuhan Ciwandan melayani kendaraan golongan II hingga IV, sedangkan Pelabuhan BBJ Bojonegara melayani kendaraan berat golongan VII hingga IX.

“Pembagian ini cukup efektif untuk mengurangi kepadatan di satu titik pelabuhan sekaligus mempercepat proses bongkar muat kendaraan,” jelas Heru.

Selain itu, ASDP juga menerapkan sistem single ticketing, di mana pengguna jasa tidak lagi memilih kapal secara langsung. Kendaraan yang tiba di pelabuhan akan langsung didistribusikan ke dermaga atau kapal yang siap beroperasi sehingga proses keberangkatan dapat berlangsung lebih cepat.

“Dengan sistem ini masyarakat yang datang ke pelabuhan langsung didistribusikan ke kapal yang siap beroperasi sehingga distribusi penyeberangan lebih merata,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Korps Lalu Lintas Polri Agus Suryonugroho menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan dengan baik dan merupakan bagian dari operasi kemanusiaan untuk memastikan keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik.

Ia menjelaskan, aparat kepolisian bersama Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan di berbagai titik strategis, mulai dari jalan tol hingga pelabuhan penyeberangan.

Sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan juga akan memberlakukan skema one way nasional arus mudik yang dijadwalkan mulai dibuka pukul 12.00 siang.

“Koordinasi antara Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, dan seluruh instansi terkait berjalan cukup optimal. Sampai saat ini arus mudik masih terkendali dan tidak ada peristiwa menonjol,” kata Agus.

Pemerintah berharap berbagai langkah pengaturan lalu lintas dan operasional penyeberangan tersebut dapat memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar.

“Mudik dan balik ini adalah perjalanan penuh kebahagiaan, perjalanan melepas rindu dengan keluarga dan kampung halaman. Negara hadir untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Agus.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Perhubungan turut didampingi Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Cilegon Robinsar, Ketua DPRD Provinsi Banten H.Fahmi Hakim, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, serta Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Rombongan juga menyempatkan diri menyapa para pemudik di Dermaga 6 Sosoro Mall Terminal Eksekutif Merak, sebelum kemudian menemui para penumpang yang akan menyeberang menuju Sumatra menggunakan kapal dari terminal eksekutif tersebut.