Dari Do’a Menjadi Nyata, Pangkogabwilhan III Resmikan Gereja Santo Yakobus di Perbatasan Papua

Dari Do’a Menjadi Nyata, Pangkogabwilhan III Resmikan Gereja Santo Yakobus di Perbatasan Papua

Beritarepublikviral.com Keerom, Papua — Satgas Yonif 121/MK Pos Unggalom bersama masyarakat melaksanakan kegiatan peresmian pembangunan Gereja Santo Yakobus yang terletak di Kampung Unggalom, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Peresmian gereja tersebut dilakukan langsung oleh Bambang Trisnohadi, selaku Pangkogabwilhan III, dalam suasana penuh khidmat dan sukacita dari masyarakat setempat. Senin 16/3/2026.

Bagi masyarakat Kampung Unggalom, berdirinya Gereja Santo Yakobus bukan sekadar bangunan, melainkan jawaban atas doa dan harapan yang telah lama mereka panjatkan. Kerinduan memiliki rumah ibadah yang layak selama ini bagaikan mimpi yang tumbuh di tengah sunyinya pedalaman Papua. Kini mimpi itu berdiri nyata di tanah Unggalom, menjadi simbol iman, harapan, dan persatuan bagi masyarakat setempat.

Pembangunan gereja tersebut menjadi bukti bahwa dengan semangat kebersamaan, segala keterbatasan dapat diatasi. Berkat kerja sama dan semangat saling membahu antara prajurit Satgas Yonif 121/MK dan masyarakat Kampung Unggalom, pembangunan Gereja Santo Yakobus dapat terwujud dengan baik. Gotong royong yang terjalin selama proses pembangunan menunjukkan eratnya hubungan persaudaraan antara TNI dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Letjen TNI Bambang Trisnohadi S.I.P menyampaikan bahwa pembangunan gereja ini tidak terlepas dari doa dan dukungan masyarakat Kampung Unggalom. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan tersebut dapat terlaksana dengan baik karena situasi keamanan di wilayah tersebut tetap terjaga.

“Pembangunan gereja ini bisa terwujud berkat doa dari masyarakat sekalian. Selain itu, pembangunan ini juga tidak akan berjalan dengan baik apabila situasi keamanan di wilayah ini tidak terjaga. Karena itu mari kita bersama-sama menjaga kedamaian dan keamanan agar pembangunan dan kehidupan masyarakat dapat terus berjalan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ondoafi Kampung Unggalom, Filipus Yemel, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Pangkogabwilhan III serta Satgas Yonif 121/MK atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Kampung Unggalom.

Dengan penuh haru ia menyampaikan bahwa berdirinya Gereja Santo Yakobus merupakan berkat besar bagi masyarakat yang selama ini memimpikan memiliki rumah ibadah yang layak.

“Kami masyarakat Kampung Unggalom sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Pangkogabwilhan III dan Satgas Yonif 121/MK yang telah membantu mewujudkan pembangunan gereja ini. Ini adalah mimpi masyarakat kami yang akhirnya bisa menjadi kenyataan. Semoga Tuhan memberkati semua pihak yang telah membantu,” ujarnya.

Peresmian gereja tersebut turut dihadiri oleh jajaran Satgas Yonif 121/MK, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kampung Unggalom yang tampak antusias dan penuh sukacita. Bagi masyarakat setempat, momen tersebut bukan sekadar peresmian sebuah bangunan, melainkan hari ketika doa dan harapan yang lama mereka simpan akhirnya terwujud.

Melalui kegiatan ini, Satgas Yonif 121/MK berharap hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan Papua semakin kuat, serta bersama-sama menjaga kedamaian dan persatuan di tanah Papua. (Tim)