Beritarepublikviral.com Deli Serdang – Sebuah gudang misterius tanpa papan nama yang berada di Pasar I Tembung, Tambak Rejo, Jalan Keramat, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjadi sorotan masyarakat.
Gudang yang berdiri di atas lahan tanah garapan tersebut diduga kuat digunakan sebagai tempat pengoplosan gas berskala besar, Sabtu (14/03/26).
Kecurigaan warga muncul setelah adanya aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. Untuk menuju ke area gudang tersebut, setiap orang harus melewati pos penjagaan yang dipasangi portal dan dijaga oleh beberapa orang. Penjagaan yang cukup ketat ini membuat masyarakat semakin curiga terhadap aktivitas yang berlangsung di dalam gudang tersebut.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh tim awak media, gudang tersebut diduga menjadi pusat pengoplosan gas yang dikendalikan oleh oknum pengusaha. Setiap akses masuk ke lokasi dijaga oleh petugas portal. Sementara itu, pemilik gudang disebut-sebut berinisial RZ dan M, yang disebut sebagai pemain lama dalam bisnis gas ilegal dan namanya disebut tidak asing lagi di kalangan aparat penegak hukum.
Selanjutnya, Sumber lain terpercaya pemilik pangkalan mengungkapkan bahwa aktivitas pengoplosan gas di gudang tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan berjalan tanpa hambatan berarti.
“Gudang itu sudah lama beroperasi. Kegiatannya berjalan lancar tanpa ada kendala. Kami pun ambil gas nya dari sana juga bang, kemungkinan ada oknum yang cukup berpengaruh yang memberikan perlindungan agar aktivitas pengoplosan gas tersebut tetap berjalan aman dan terbebas dari jeratan hukum,” ungkap sumber kepada tim media, Rabu (11/03/26).
Ia juga menambahkan bahwa terdapat pihak tertentu yang bertugas mengatur atau “mengkondisikan” pihak-pihak yang datang ke lokasi, termasuk Oknum Aparat, Wartawan mau pun LSM.
“Untuk mengatur oknum aparat, wartawan, LSM atau siapa pun yang datang ke gudang itu, sudah ada orang khusus yang mengondisikannya. Jadi selama ini aktivitas mereka tetap berjalan aman,” tambahnya.
Menurutnya, aparat penegak hukum sebenarnya diduga telah mengetahui siapa saja pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut. Bahkan sebelum beroperasi, disebut-sebut sudah ada koordinasi agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan aman.
Ditambahkan dari narasumber terpercaya pemilik pangkalan mengungkapkan bahwa aktivitas pengoplosan gas di gudang tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan berjalan tanpa hambatan berarti.
“Gudang itu sudah lama beroperasi. Selama ini kegiatannya berjalan lancar tanpa ada kendala. Kami pun ambil gas nya dari sana juga bang, kemungkinan ada oknum yang cukup berpengaruh yang memberikan perlindungan agar aktivitas pengoplosan gas tersebut tetap aman dari jeratan hukum,” ungkap sumber kepada tim media, Rabu (11/03/26).
Selain itu, beredar pula informasi bahwa salah satu pihak yang disebut terlibat, yakni RZ, juga memiliki lokasi serupa di kawasan Mabar arah menuju Tol Hanif yang disebut masih beroperasi hingga saat ini.
Dari hasil pantauan tim media di lapangan, terlihat beberapa pria berjaga di pos portal yang menghentikan setiap orang atau kendaraan yang melintas untuk diperiksa. Pada saat bersamaan, terlihat sebuah mobil box jenis Colt Diesel dengan nomor polisi BK 1XX6 E keluar dari area gudang yang diduga mengangkut tabung gas.
Kasus dugaan pengoplosan gas di Jalan Keramat, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan ini pun menjadi perhatian serius masyarakat. Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya Kapolda Sumatera Utara, dapat segera melakukan penyelidikan secara profesional guna menjaga ketertiban serta memberikan kepastian hukum di wilayah Kabupaten Deli Serdang. (Tim)


