Hape Keluarga Korban Pencurian Diduga Disadap, Iptu EK dan Bandar Narkoba Pancur Batu Diduga Kuat Otak Dibalik Korban Jadi Tersangka

Hape Keluarga Korban  Pencurian Diduga Disadap, Iptu EK dan Bandar Narkoba Pancur Batu Diduga Kuat Otak Dibalik Korban Jadi Tersangka

Beritarepublikviral.com Medan 8/3/26 – Iptu Ek oknum petugas yang bertugas di Kota Medan, bandar narkoba, bandar togel dan bandar judi online di Kecamatan Pancur Batu diduga kuat dalang dibalik korban pencurian yang dijadikan tersangka, perannya tak lain mempengaruhi dan membujuk orang tua maling untuk melaporkan korbannya ke Polisi.

Isu tersebut pun beredar luas di kalangan masyarakat bahkan di media sosial. Iptu EK diduga yang menyuruh orang tua maling untuk membuat laporan ke Polisi dikarenakan menyimpan dendam terhadap wartawan yang menjadi korban pencurian.

Ipt EK diduga bekerjsa sama dengan bandar narkoba, bandar judi online (GDG) dan bandar togel yang dikelola oleh oknum anggota Polri yang tinggal di Pancur Batu berinisial (BJG), selain itu beredar juga informasi bahwa kedua orang tua maling tersebut di biayai dan diberikan fasilitas untuk melaporkan wartawan yang menjadi korban pencurian untuk membuat laporan ke Polisi.

Menurut informasi yang kami dapatkan bahwa, Iptu EK diduga berperan untuk merekayasa dan mengintervensi penyidikan di kepolisian dan menyebarkan isu bahwa korban pencurian melakukan pemerasan terhadap pelaku pencurian, peran bandar narkoba dan bandar togel menyediakan dana dan menyuruh oknum wartawan untuk membuat berita fitnah pemerasan dan membuat vidio klarifikasi dari orang tua maling agar mempengaruhi masyarakat.

Dalam menjalankan rekayasa tersebut, Iptu EK, Banda Narkoba dan Bandar togel serta bandar judi online kerap mengiming imingi orang tua maling akan membantu meringankan hukuman anaknya yang sedang dalam proses penegakan hukum.

Selain itu, komplotan perekayasa tersebut juga meminta agar orang tua maling untuk melanjutkan proses hukum terhadap wartawan yang menjadi korban pencurian yang sudah dilaporan ke Polisi. Iptu EK menyuruh mantan anggotanya Brigadir SZ untuk memprovokasi orang tua maling agar tidak mau berdamai dengan wartawan yang menjadi korban pencurian dan dalam setiap pergerakan Bandar Narkoba selalu memberikan dana kepada Iptu EK untuk mempercepat proses penangkapan korban pencurian yang merupakan wartawan media online.

Bahkan komplotan perekayasa kasus tersebut diduga pernah menyuruh orang tua maling agar berdamai dengan korban untuk mendapatkan surat pengakuan yang akan dijadikan sebagai barang bukti untuk proses penyidikan. Bahkan Iptu EK diduga yang menyuruh Brigadir SZ untuk memalsukan surat terima tersangka dan barang bukti yang awalnya diserahkan dalam kondisi baik baik saja disulap menjadi diserahkan dalam kondisi babak belur.

Seorang masyarakat yang meminta idenditasnya tidak diungkapkan ke media meminta agar Kapolda Sumut segera membongkar praktif komplotan perekayasa kasus korban pencurian dijadikan tersangka yang sudah sangat viral dan sangat melukai hati masyarakat.

“Apalagi ada dugaan oknum petugas yang bermain dan bekerjasama dengan bandar narkoba, togel dan judi online. Ini sudah sangat mencuat dugaan kami selama ini tidak meleset, mereka yang berperan melakukan dugaan kriminalisasi terhadap wartawan yang menjadi korban pencurian, bayangkan saja korban pencurian yang disuruh penyidik untuk menangkap maling malahan dilaporkan balik oleh maling itu dan dijadikan tersangka ini nampak kali ada indikasi semua sudah diseting dari awal,” ujarnya.

Warga juga meminta agar Bapak Kapolda Sumut dapat membongkar dugaan kriminalisasi ini, bagaimana bisa korban pencurian malahan dijadikan tersangka karena disuruh menangkap maling, dimana dalam media sudah banyak terberita bahwa oknum polisi membawa polisi gadungan proses penangkapan. bahkan beredar juga isu bahwa hape keluarga korban yang dijadikan tersangka diduga disadap dan di Swap Sim oleh oknum petugas.

“Kami juga meminta Bapak Kapolri dan Kapolda Sumut untuk menangkap Iptu EK, bandar narkoba, bandar togel, bandar judi online dan Polisi gadungan serta saksi palsu yang menyebakan korban pencurian dijadikan tersangka, kami juga meminta Brigadir SZ dipecat dari Polisi. jangan dibiarkan hal seperti ini tumbuh subur di Sumatera Utara ini, harus dibasmi sampai ke akar – akarnya apalagi ada dugaan kerjasama dengan bandar judi dan narkoba, makanya dia juga harus dibasmi sampai ke akar – akarnya agar hal serupa tidak lagi terulang,” pungkasnya. (Tim)