Polsek Bangun Turun Langsung Amankan SPBU, Kapolsek Imbau Warga Tetap Tenang dan Tidak Panic Buying

Polsek Bangun Turun Langsung Amankan SPBU, Kapolsek Imbau Warga Tetap Tenang dan Tidak Panic Buying

Beritarepublikviral.com Simalungun – Untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), jajaran Polsek Bangun Polres Simalungun melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus pengamanan antrean BBM di sejumlah SPBU yang berada di wilayah hukum Polres Simalungun, Sabtu, 7 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 19.00 WIB ini merupakan bagian dari langkah profesional Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat sekaligus memastikan distribusi BBM berjalan lancar tanpa menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Saat dikonfirmasi pada Sabtu malam sekitar pukul 20.10 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan pengamanan tersebut melibatkan personel Polres Simalungun bersama jajaran Polsek, termasuk Polsek Bangun yang aktif melakukan pengawasan di lapangan.

“Polres Simalungun melalui Polsek jajaran melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan di SPBU yang ada di wilayah hukum Polres Simalungun. Tujuannya untuk memastikan stok BBM aman serta menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.

Ia mengungkapkan, selain melakukan pengamanan, personel kepolisian juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat yang sedang mengantre untuk mengisi bahan bakar.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Belanjalah secukupnya sesuai kebutuhan karena stok kebutuhan pokok maupun BBM secara umum masih terjamin aman,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Bangun AKP Hengky Siahaan SH mengatakan bahwa kehadiran polisi di SPBU merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mencegah potensi gangguan keamanan.

“Personel kami turun langsung untuk melakukan monitoring dan pengamanan di SPBU. Selain memastikan situasi tetap tertib, kami juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak panic buying dan tetap tenang saat mengisi BBM,” ungkap AKP Hengky Siahaan.

Menurutnya, kepanikan masyarakat sering kali dipicu oleh informasi yang belum tentu benar. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas. Hindari membeli BBM atau kebutuhan lain secara berlebihan karena hal tersebut justru bisa memicu antrean panjang dan kepanikan di masyarakat,” jelasnya.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, petugas kepolisian melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi SPBU yang tersebar di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Simalungun. Total terdapat 15 SPBU yang menjadi fokus pemantauan, di antaranya SPBU Balimbingan Kecamatan Tanah Jawa, SPBU Huta Bayu Kecamatan Hutabayu Raja, SPBU Janggar Leto Kecamatan Panombean Pane, dan SPBU Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di SPBU Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Naggar, SPBU Perdagangan Kecamatan Bandar, SPBU Kerasaan Kecamatan Pematang Bandar, SPBU Perlanaan Kecamatan Bandar, serta SPBU Sondi Raya Kecamatan Pematang Raya.

Monitoring juga mencakup dua SPBU di kawasan Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, yakni SPBU Parapat I dan SPBU Parapat II, serta SPBU Balata Kecamatan Jorlang Hataran, SPBU Jalan Asahan Kecamatan Siantar, hingga SPBU AKR Tiga Dolok Kecamatan Dolok Panribuan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, petugas masih menemukan adanya antrean kendaraan masyarakat yang hendak mengisi BBM di beberapa SPBU. Namun kondisi tersebut masih dalam batas normal dan tetap terkendali.

“Memang ada beberapa SPBU yang terlihat antrean kendaraan, namun situasinya masih tertib dan terkendali. Dari hasil pengecekan kami di lapangan, stok BBM di seluruh SPBU wilayah hukum Polres Simalungun masih dalam kondisi aman,” ujar AKP Hengky Siahaan.

Selain melakukan pengamanan di area SPBU, personel kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur antrean kendaraan untuk mengantisipasi kemacetan maupun potensi kecelakaan lalu lintas.

“Kami juga menurunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar antrean kendaraan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya serta menghindari terjadinya kecelakaan,” jelasnya.

Polres Simalungun juga mengimbau masyarakat agar dapat mengatur waktu saat melakukan pengisian BBM agar tidak menumpuk pada jam-jam tertentu.

“Kami sarankan masyarakat untuk mengisi BBM di luar jam sibuk sehingga antrean bisa lebih terurai dan pelayanan di SPBU bisa berjalan lebih cepat,” tambah AKP Verry Purba.

Pengamanan SPBU ini dilakukan oleh personel Polsek yang didukung oleh Polres Simalungun dan dibagi dalam tiga regu tugas. Setiap regu dipimpin oleh perwira pengawas serta pengendali wilayah guna memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur.

Selain itu, pengawasan internal juga dilakukan oleh Seksi Propam Polres Simalungun untuk memastikan seluruh personel yang bertugas menjalankan tugas secara profesional.

Hingga berakhirnya kegiatan monitoring pada Sabtu malam, situasi di seluruh SPBU yang berada di wilayah hukum Polres Simalungun dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Polsek Bangun bersama Polres Simalungun menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan pengamanan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga stabilitas keamanan serta memastikan masyarakat dapat memperoleh pelayanan BBM dengan aman dan nyaman. (Tim)